Menhut Tak Ikut Rapat Prabowo Tangani Karhutla, Ini Kata Istana

Menhut Tak Ikut Rapat Prabowo Tangani Karhutla, Ini Kata Istana

Rolando Fransiscus Sihombing - detikSumut
Selasa, 25 Agu 2026 01:06 WIB
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni pada pertemuan The Coalition Senior Representatives Meeting di ajang London Climate Action Week.  (dok. Kemenhut)
Menhut Raja Juli Antoni (Foto: Kemenhut)
Jakarta -

Menteri Kehutanan Raja Juli Anthony tak terlihat saat Presiden Prabowo Subianto melakukan munjungan kerja di Kalimantan dan Sumatera terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ada apa?

Sebagai informasi, Raja Juli sebagai Menhut tak hadir saat Prabowo memimpin rapat dan meninjau titik karhutla di Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu (22/8/2026). Lagi-lagi Raja Juli tak terlihat dalam agenda yang sama di Riau dan Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (24/8).

Mensesneg Prasetyo menilai ketidakhadiran Raja Juli bukan karena alasan tertentu yang spesifik. Menurut Pras, Menhut tak tampak bersama Prabowo karena Raja Juli sebelumnya telah beberapa kali turun ke sejumlah titik karhutla, termasuk Sumsel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nggak, ya kebetulan kan karena kan beberapa kali juga Menhut sudah berkunjung ke lapangan, kemudian termasuk di Sumatera Selatan, Menteri Lingkungan Hidup juga kemarin sudah berkunjung juga ke mari ke, apa, ke Sumatera Selatan. Jadi ini hanya masalah kebetulan aja," kata Prasetyo di Palembang, dikutip detikNews.

Kunjungan Prabowo ke Kalimantan dan Sumatera dalam rapat penanganan karhutla, kata dia, lebih difokuskan pada penguatan unsur TNI dan Polri untuk mendukung penanganan di lapangan. Pras menyimpulkan bahwa ketidakhadiran Raja Juli hanya kebetulan semata.

ADVERTISEMENT

"Jadi ini hanya masalah kebetulan saja," ujar Prasetyo.


Pras bercerita, Prabowo dalam rapat di Kalimantan dan Sumatera ingin memastikan dukungan tambahan apabila diperlukan, baik berupa personel maupun peralatan untuk menangani karhutla yang berdampak hingga ke negara tetangga.

"Hari ini kan Bapak Presiden memang fokus kepada mengajak Panglima TNI maupun Kapolri untuk menambah kekuatan kalau dibutuhkan personel maupun dibutuhkan alat-alat, termasuk heli water bombing, kemudian tadi ada permohonan motor trail yang dimodifikasi gitu," terangnya.

Pras menegaskan bahwa tidak ada masalah khusus terkait ketidakhadiran Menhut dalam rapat yang dipimpin Prabowo di Kalimantan dan Sumatera.



(astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads