Aktris Diana Pungky melaporkan mantan asisten pribadinya berinisial YS alias Yulia ke polisi terkait dugaan penggelapan dana dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Laporan ke Polda Metro Jaya itu dibuat sejak 1 Juli 2026.
Dilansir detikHot, adapun nilai transaksi keuangan yang dipermasalahkan dalam perkara tersebut mencapai sekitar Rp 25 miliar. Sementara itu, sejauh ini kerugian yang dikonfirmasi polisi ditaksir sekitar Rp 10 miliar.
Kuasa hukum Diana, Vidi Galenso Syarief, mengatakan laporan perkara tersebut bermula dari dugaan pemalsuan dokumen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menandatangani yang tidak dilakukan oleh pihak kami. Jadi di situ pemalsuan dokumen. Di situlah mulai, mulai awalnya," kata Vidi Galenso di Polda Metro Jaya, kemarin.
Vidi menjelaskan bahwa sebelumnya YS selama puluhan tahun telah dipercaya keluarga Diana Pungky. YS disebut bertugas mengurus berbagai kebutuhan dan pengeluaran keluarga hingga kemudian dipercaya menjadi kepala pengurus rumah tangga Diana.
"Jadi terlapor itu sudah dipercaya puluhan tahun ya. Jadi mengurus pengeluaran, karena sudah senior, sudah lama dari orang tuanya," ujarnya.
Menurut Vidi, YS mendapat kepercayaan tersebut berawal saat membantu mengurus kebutuhan keluarga Diana. Setelah orang tua Diana, termasuk ayah dan ibunya, YS pun dipercaya untuk mengurus berbagai pengeluaran Diana.
"Jadi dia mengurus pengeluaran keluarga Ibu Diana. Ya, pengeluaran ya, jadi mengurus pengeluaran. Makanya terlapor itu adalah karena sudah senior jadi kepala pengurus rumah tangga Ibu Diana," jelasnya.
Kuasa hukum Diana lainnya, Dwi Nofiyanti, meminta pihak terlapor agar membuktikan jika memang ada instruksi dari Diana terkait transaksi-transaksi yang dipermasalahkan.
"Silakan aja terlapor sertakan buktinya. Instruksinya itu apa yang dimaksud? Karena kan kami juga sudah serahkan bukti-buktinya," kata Dwi.
Vidi mengatakan dugaan penyimpangan mulai terungkap setelah Diana melakukan pengecekan rekening bank. Berdasarkan hasil penelusuran mutasi rekening, ditemukan sejumlah pengeluaran yang disebut tidak diketahui dan tidak pernah diizinkan oleh Diana.
"Karena kaget itu, masalah itu, kemudian Ibu Diana ngecek ke bank. Ternyata baru ketahuan ditelusuri dari mutasi bank banyak sekali pengeluaran-pengeluaran yang tidak diketahui, apalagi diizinkan oleh Ibu Diana," ungkap Vidi.
Saat ditanya soal transaksi yang tercatat dalam mutasi rekening, Vidi menegaskan bahwa persoalannya tidak semata-mata mengenai masuk akal atau tidaknya suatu pengeluaran.
"Bukan tidak masuk akal, tidak sepengetahuan," kata Vidi.
"Karena di sana ada indikasi juga selain pemalsuan dokumen juga pemalsuan identitas. Jadi terlapor itu mengaku dirinya adalah Ibu Diana. Sehingga bank mengkonfirmasi," tegasnya.
Artikel ini telah tayang di detikHot dengan judul: Diana Pungky Polisikan Eks Asisten Berawal dari Dugaan Pemalsuan Dokumen |
