Es krim sering dianggap sebagai makanan yang sebaiknya dijauhi karena kandungan gula, lemak, dan kalorinya. Namun, bila dikonsumsi sesekali dalam porsi yang wajar, makanan dingin ini tetap dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang.
Bukan sekadar memberikan sensasi manis dan menyegarkan, es krim berbahan dasar susu juga mengandung sejumlah zat gizi, seperti kalsium, protein, serta beberapa vitamin. Kandungan tersebut membuat es krim memiliki sisi positif yang mungkin belum banyak diketahui.
Lantas, apa saja manfaat es krim yang bisa diperoleh tubuh jika dikonsumsi dengan bijak. Dilansir detikFood dari Mind Body Green, berikut lima manfaatnya, sekaligus hal yang perlu diperhatikan agar kenikmatannya tidak berubah menjadi kebiasaan yang berlebihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
5 Manfaat Konsumsi Es Krim untuk Tubuh
1. Kaya Kalsium untuk Tulang
Produk susu dikenal sebagai salah satu sumber kalsium yang cukup baik untuk tubuh. Kalsium bersama protein berperan penting dalam membantu menjaga kekuatan tulang.
Tinjauan penelitian pada 2024 menemukan asupan protein yang cukup berkaitan dengan risiko patah tulang yang lebih rendah. Tinjauan lain pada 2025 juga mengaitkan konsumsi susu dengan kepadatan mineral tulang yang lebih baik.
Es krim memang bukan sumber kalsium utama yang harus diandalkan setiap hari. Namun, satu porsinya tetap dapat memberikan kontribusi terhadap kebutuhan kalsium harian.
2. Pilih Es Krim dengan Komposisi Sederhana
Tidak semua es krim memiliki kandungan nutrisi yang sama. Ahli gizi menyarankan pilih produk dengan daftar bahan yang lebih sedikit dan kandungan gula lebih rendah.
Es krim rendah kalori juga belum tentu menjadi pilihan paling sehat. Beberapa produk dapat mengandung pemanis buatan atau gula alkohol sebagai pengganti gula.
Jenis es krim dengan banyak topping juga perlu diperhatikan karena membuat asupan gula semakin tinggi. Porsi besar juga bisa membuat konsumsi kalori dan gula jauh melebihi kebutuhan.
3. Aturan Makan Es Krim
Es krim bukan makanan super karena tetap mengandung gula tambahan dan lemak jenuh. Meski begitu, makanan ini juga tidak perlu dianggap sebagai musuh dalam pola makan.
Beberapa produk baru bahkan menawarkan pilihan seperti es krim probiotik dan frozen Greek yogurt. Frozen Greek yogurt umumnya memiliki profil nutrisi yang lebih baik dan tetap bisa memuaskan keinginan makan es krim.
Kuncinya adalah menikmati es krim dalam porsi yang wajar dan tidak berlebihan. Menurut Knudsen, menikmati makanan yang disukai juga dapat memberikan dorongan suasana hati yang bermakna.
4. Kandungan Protein dan Lemak
Dalam satu porsi atau sekitar setengah cangkir es krim vanila premium, terdapat sekitar 140-220 kalori. Kandungannya juga mencakup 2-4 gram protein, 7-14 gram lemak, dan 14-20 gram gula.
Protein dan lemak membuat es krim tidak sekadar menjadi sumber kalori kosong. Keduanya juga dapat membantu memberikan rasa kenyang setelah menyantapnya.
Menurut ahli gizi Molly Knudsen, kombinasi protein dan lemak membuat porsi kecil es krim cukup memuaskan. Karena itu, menikmati satu porsi dalam jumlah wajar tetap bisa menjadi bagian dari pola makan.
5. Lemak Susu Baik untuk Jantung
Selama bertahun-tahun, produk susu berlemak penuh sering dikaitkan dengan risiko penyakit jantung. Pandangan tersebut kini mulai dipertanyakan setelah munculnya berbagai penelitian baru.
Analisis global menemukan konsumsi produk susu berkaitan dengan risiko penyakit kardiovaskular dan stroke yang lebih rendah. Temuan serupa juga terlihat pada konsumsi produk susu berlemak penuh.
Bahkan, sebuah penelitian yang menggunakan data Nurses' Health Study menemukan hubungan antara konsumsi es krim dan hasil kesehatan jantung yang lebih baik. Namun, hasil ini tidak berarti es krim otomatis menjadi makanan untuk menjaga kesehatan jantung.
Simak Video "Video: Menjaga Kenangan Tentang Gaza Tetap Hidup Lewat Toko Es Krim"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)
