Warga Keluhkan 40 Tahun Drainase di Jalan Taduan Medan Tak Diperbaiki

Warga Keluhkan 40 Tahun Drainase di Jalan Taduan Medan Tak Diperbaiki

Rechtin Hani Ritonga - detikSumut
Minggu, 09 Agu 2026 09:59 WIB
Drainase di depan rumah warga Jalan Taduan, Kecamatan Medan Tembung.
Drainase di depan rumah warga Jalan Taduan, Kecamatan Medan Tembung. (Foto: Dok. Pemkot Medan)
Medan -

Seorang warga di Jalan Taduan, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung Nova Zulkarnain mengeluhkan drainase di depan rumahnya yang tak kunjung diperbaiki. Menurut Nova, drainase ini tidak diperbaiki selama 40 tahun.

"Padahal setiap hujan deras, air meluap karena kapasitas drainase tak lagi mampu menampung debit air, bahkan kerap masuk ke rumah, termasuk kediaman warga lainnya," ujar Nova dalam kegiatan Sapa Keamanan Lingkungan (Kamling) dengan Wali Kota Medan Rico Waas di Jalan Durung, Minggu (9/8/2026).

Ia berharap Pemkot Medan membangun drainase baru dengan kapasitas lebih besar agar persoalan genangan yang berulang dapat teratasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait keluhan ini, Wali Kota Medan Rico Waas memastikan pembangunan drainase di Jalan Taduan telah masuk program dan akan dikerjakan tahun ini menggunakan U-Ditch.

"Sudah masuk (pembangunan drainase) dan akan dikerjakan tahun ini. Tendernya sudah diuji, tinggal uji laboratorium. Mudah-mudahan dalam waktu tidak sampai satu bulan sudah mulai pengerjaan," kata Rico.

ADVERTISEMENT

Selain drainase, warga juga mengeluhkan pengangkutan sampah yang belum rutin di sejumlah lingkungan. Rico mengatakan Pemkot Medan akan menambah 30 truk sampah, 21 becak sampah, dan 150 gerobak sampah tahun ini.

"Kita ingin daerah-daerah kita ini bersih. Jangan sampai sampah sudah belatung baru diangkat. Harus bisa setiap hari sudah bisa diangkat," katanya.

Rico meminta camat, lurah, dan kepala lingkungan aktif memantau sampah serta kondisi drainase dan segera menindaklanjuti setiap persoalan. Ia juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah ke drainase. Menurutnya, pembangunan adalah tanggung jawab bersama.

Terkait infrastruktur, Rico Waas memastikan pekerjaan yang telah dijanjikan kepada masyarakat tahun ini akan dikerjakan. Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama membangun Kota Medan. Menurutnya, pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat karena kota merupakan milik bersama.

"Harapannya, gotong royong dan kebersamaan kita jaga. Apa yang kurang, mari kita perbaiki bersama-sama," pungkasnya.



(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads