Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menargetkan sebanyak 213 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) direnovasi tahun 2026. Setiap rumah yang direnovasi menelan anggaran Rp 120 juta dari APBD.
"Warga penerima bantuan RTLH diusulkan melalui kelurahan dan kecamatan, kemudian diverifikasi agar tepat sasaran, dengan masa pengerjaan sekitar 45 hari," ujar Wali Kota Medan Rico Waas saat meninjau beberapa RTLH yang sudah direnovasi di Kecamatan Medan Tuntungan, Rabu (5/8/2026).
Rico mengatakan, program RTLH bukan hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga membangun kualitas hidup keluarga penerima manfaat. Meski belum mampu menjangkau seluruh kebutuhan, Rico memastikan program ini terus dilanjutkan secara bertahap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan berusaha sekuat mungkin agar semakin banyak rumah tidak layak huni dapat dibangunkan kembali. Karena membangun rumah yang layak juga berarti membangun kesehatan dan masa depan keluarganya," ungkapnya.
Rico mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan setiap bangunan dikerjakan dengan baik sebelum diserahkan kepada masyarakat.
"Hari ini kami mengecek tiga RTLH yang telah dibangun kembali sekaligus memastikan kualitasnya. Kalau diberikan kepada masyarakat, berikan yang terbaik, jangan setengah-setengah pekerjaannya," katanya.
Seorang warga Jalan Bunga Sakura, Lingkungan I, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan Jaipah (61) mengaku senang usai rumahnya direnovasi.
Sebelumnya, Jaipah mengaku gelisah setiap hujan turun lantaran atap yang bocor.
"Kami mengucapkan terima kasih. Sekarang rumah kami ini enak dan tenang. Dulu kalau hujan kami takut, harus cari baskom. Kalau angin juga khawatir," katanya.
Ia menyebut, setiap hujan turun, baskom-baskom selalu disiapkan untuk menampung air yang menetes dari langit-langit rumahnya.
Warga lainnya, Juliana Ginting (53) yang tinggal Jalan Petunia Raya, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan, mengatakan dirinya selama bertahun-tahun tinggal di rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan.
"Senang sekali. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota karena sudah memberikan rumah yang layak untuk dihuni," ungkap Juliana.
