Prabowo Ungkit Cape Verde ke Piala Dunia, Sebut Penduduk Sumedang Lebih Banyak

Nasional

Prabowo Ungkit Cape Verde ke Piala Dunia, Sebut Penduduk Sumedang Lebih Banyak

Eva Safitri - detikSumut
Jumat, 07 Agu 2026 07:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto (Eva/detik)
Foto: Presiden Prabowo Subianto (Eva/detik)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto kembali menyampaikan rasa kecewanya karena Indonesia belum berhasil lolos ke Piala Dunia 2026. Dalam kesempatan itu, ia membandingkan pencapaian Indonesia dengan Cape Verde, negara yang memiliki jumlah penduduk jauh lebih sedikit.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat kepada para peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Menurutnya, setiap kebijakan dan langkah yang diambil pemerintah harus berlandaskan fakta serta kondisi yang sebenarnya.

"Saya terutama, mengajak tim saya dan Saudara-saudara sekalian, kalau saya memimpin, saya sukanya itu memimpin dengan fakta, facts, realitas, dengan keadaan yang sebenarnya. Kadang-kadang fakta itu, ya, tidak enak. Kadang-kadang melihat realitas itu tidak enak, terus terang saja, ya," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pemaparannya, Prabowo kemudian menyinggung prestasi sepak bola nasional. Ia menilai Indonesia, dengan jumlah penduduk hampir 300 juta jiwa, semestinya memiliki peluang besar untuk tampil di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.

"Contoh yang kecil saja, kita negara jumlah penduduk keempat terbesar di dunia, 300 (juta) ya hampir 300 juta ya, 287 juta rakyat kita. Tapi saya sangat sedih, terus terang saja, ya kan, masalah sepakbola saja kita tidak mampu masuk Piala Dunia," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Prabowo juga menyoroti keberhasilan Cape Verde menembus kompetisi sepak bola internasional. Ia menyebut negara tersebut memiliki populasi yang bahkan lebih sedikit dibandingkan jumlah penduduk Kabupaten Sumedang. Sebagai informasi, Cape Verde dihuni sekitar 500 ribu penduduk, sedangkan Kabupaten Sumedang memiliki sekitar 1,2 juta jiwa.

"Ini fakta yang tidak enak, ya. Masa negara kecil seperti Cape Verde, ya kan, Cape Verde masuk, saya nggak tahu itu, mungkin jumlah penduduknya dengan Kabupaten Sumedang mungkin lebih banyak Sumedang mungkin. Ya, Cape Verde, apalagi banyak negara-negara kecil yang masuk ke situ," ucapnya.

Menurut Prabowo, perbandingan tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Ia menilai pemerintah harus mempelajari faktor-faktor yang membuat negara dengan jumlah penduduk lebih kecil mampu membangun tim nasional yang kompetitif.

"Ini harus kita introspeksi, kita harus lihat. Tidak gunanya kita mengeluh menurut saya. Ini saya ambil contoh sepakbola, tapi nanti saya bisa ambil contoh banyak sekali, ya kan," ujarnya.



(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads