Banyak pencinta teh memiliki kebiasaan memeras kantong teh celup dengan sendok sebelum membuangnya. Tujuannya sederhana, agar setiap tetes teh keluar dan rasa minuman menjadi lebih pekat.
Di kalangan penikmat teh, kebiasaan tersebut masih menjadi perdebatan. Sebagian menganggap memeras kantong teh adalah langkah yang wajar agar tidak ada sari teh yang terbuang, sementara sebagian lainnya menilai tindakan itu justru dapat mengubah cita rasa minuman menjadi lebih pahit dan sepat.
Lantas, apa kata para ahli tentang kebiasaan memeras kantong teh celup? Simak penjelasannya agar Anda tidak keliru saat menyeduh teh dan bisa mendapatkan rasa yang lebih optimal di setiap cangkir.
Dikutip detikFood dari NY Post, perdebatan kontroversial soal cara menyeduh teh kemasan dengan metode "celup vs peras" tengah mendominasi media sosial setelah sebuah unggahan di Reddit viral.
Unggahan itu memperingatkan agar orang-orang berhenti memeras kantong teh celup mereka ke sisi cangkir menggunakan sendok.
Meskipun banyak yang berasumsi bahwa memeras kantong teh membuat teh lebih pekat atau mengekstrak setiap tetes rasa, tapi para ahli dan pencinta teh sepakat bahwa yang sebenarnya terjadi hanyalah melepaskan senyawa pahit dan keras langsung ke dalam minuman.
Senyawa yang dimaksud adalah tanin, yang dapat meninggalkan rasa kering dan pahit di mulut, bukan rasa teh yang 'lebih kuat'.
Master Blender Teh Yorkshire, Henry Boocock, mengungkap pada news.com.au soal reaksi kimia di balik proses meremas teh.
"Menyeduh teh memungkinkan rasa untuk diekstraksi secara seimbang, mengeluarkan rasa manis alami, aroma, dan karakter teh. Namun meremas kantong teh berarti memaksa keluar cairan yang terperangkap di dalam daun, yang seringkali lebih tinggi taninnya," kata Boocock.
Hasilnya, secangkir teh yang lebih kuat rasanya, tapi lebih pahit dan sepat.
Simak Video "Video Top 5: Temon Meninggal Dunia hingga Model Rusia yang Mirip Haaland"
(astj/astj)