Warga di Jalan Veteran Pasar 9, Desa Manunggal, Kecamatan Helvetia, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menambal jalan rusak parah. Kondisi jalan yang berlubang dalam itu juga sempat viral di media sosial. Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution pun mengapresiasi inisiatif warga tersebut, namun ia juga menyampaikan permintaan maaf.
"Terima kasih kepada masyarakat secara mandiri kemarin memperbaiki, itu adalah gerakan sosial yang kami apresiasi tentunya, dan itu kami juga memohon maaf kalau dari pemerintah pekerjaannya baru bisa dilakukan di sebulan lagi," kata Bobby Nasution usai meninjau jalan rusak, Kamis (30/7/2026).
Bobby mengaku saat menjabat Wali Kota Medan pernah mengajukan perbaikan jalan tersebut. Pemprov Sumut bakal memperbaiki jalan itu tahun ini setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan tambahan anggaran ke Sumut. Selain soal jalan yang rusak, warga juga mengeluhkan drainase di sekitar rumah mereka tidak diperbaiki selama 25 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang jalan ini sudah lama (rusak), bahkan kalau boleh jujur pada saat saya wali kota kami juga mengajukan jalan ini diperbaiki oleh pemerintah provinsi, namun kita tahu kami dari pemerintah provinsi perbaikan jalannya tahun ini seharusnya nggak masuk, bukan karena viral saja tapi karena Pak Presiden kemarin memberikan tambahan anggaran kepada kami," ucapnya.
Jalan yang diperbaiki sepanjang 200 meter dengan lebar maksimal 14 meter. Aspal bakal diganti menjadi beton mengingat kendaraan yang lewat memiliki tonase besar.
"Ini pertama pendek dulu ya hanya 200 meter, tapi lebar akan kita tambah menjadi 14 meter maksimal, bukan kita aspal tapi kita beton karena tonase yang lewat juga besar," ujarnya.
Selain itu, Bobby menuturkan jika akan dilakukan perbaikan drainase dengan panjang 24 kilometer mulai tahun depan. Bobby meminta agar kepala desa dan camat ikut mensosialisasikan kepada masyarakat.
"Tapi saya minta paritnya tolong semua dibersihkan, percuma jalannya diperbaiki kalau genangannya karena parit semuanya tertutup, jadi saya minta tolong kepada Pak Camat, Pak Kades kita sosialisasikan, karena ditutup masyarakat semua paritnya, bukan mau nyalahin, tapi nanti sepanjang 12 kilometer ini paritnya tertutup semua, jadi mulai tahun depan 12 kilometer ini kanan kiri jadi 24 kilometer, kita bersihin kita ganti jadi u-ditch semua," tuturnya.
Kondisi jalan rusak yang mengarah ke Marelan (Nizar Aldi/detikSumut) |
Sebelumnya diberitakan, warga yang ada di Jalan Veteran Pasar 9, Desa Manunggal, Kecamatan Helvetia, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, mengeluh drainase di sekitar rumah mereka tidak diperbaiki selama 25 tahun. Akibatnya drainase tidak mampu menampung air saat hujan hingga menyebabkan dan jalan raya cepat rusak.
Warga sekitar Hery Adi juga mengatakan drainase tersebut sudah harus diperbaiki. Menurutnya, perbaikan jalan akan percuma jika drainase tidak terlebih dahulu dinormalisasi.
"Drainase harus diperbaiki terlebih dahulu, lalu jalannya diaspal. Kalau diaspal dulu, maka hasilnya nol juga," katanya, Minggu (26/7).
Ia berharap pemerintah segera menyahuti keluhan warga. Jika tidak dia berdoa agar ada orang yang peduli dengan kondisi infrastruktur yang dikeluhkannya.
"Kita tunggu dari pemerintah, katanya di bulan ini mau ada pengaspalan dari simpang KFC sampai Marelan nyatanya sampai sekarang kan belum ada. Saya berharap pemerintah Provinsi cepat turun perbaiki drainase, lalu diaspal jalan rusak tersebut. Kalau langsung diaspal sepertinya sia-sia, nggak kan lama itu kekuatannya," ucapnya.
Kepala Dusun 6 Desa Manunggal, Aris Setiawan, mengakui hal itu sudah lama dikeluhkan warga. Ia juga sudah mengajukan anggaran perbaikan drainase ke Pemkab Deli Serdang.
"Masalah drainase atau parit ini udah 25 tahun lebih tidak diperbaiki, tidak disentuh oleh pemerintah. Solusinya drainase harus diperbaiki, lalu jalan diperbaiki," ucap Aris.

