Israel Bakar Masjid Al Rahma di Tepi Barat

Internasional

Israel Bakar Masjid Al Rahma di Tepi Barat

Anisa Rizki Febriani - detikSumut
Minggu, 26 Jul 2026 20:01 WIB
Kerusakan akibat kebakaran terlihat di pintu masuk Masjid Al-Rahmah setelah serangan pembakaran oleh pemukim Israel di desa Qusra, selatan Nablus di Tepi Barat, Palestina pada 26 Juli 2026.
Foto: [Hisham K. K. Abu Shaqra – Anadolu Agency]
Jakarta -

Israel membakar sebuah masjid yang masih dalam tahap pembangunan serta sebagian rumah milik warga Palestina dalam serangkaian serangan terpisah di wilayah Tepi Barat yang diduduki pada Minggu (26/7/2026) pagi. Dalam insiden lain di sebelah timur Ramallah, sejumlah pekerja Palestina juga dilaporkan mengalami luka-luka, sebagaimana diberitakan media resmi Palestina yang dikutip Anadolu.

Wali Kota Qusra di selatan Nablus, Abdel Azim Wadi, mengatakan pasukan Israel memasuki bagian selatan kota dan membakar Masjid Al Rahma yang masih dibangun. Akibat serangan tersebut, material kayu dan berbagai peralatan konstruksi di lokasi hangus terbakar.

Di Kota Beit Furik, sebelah timur Nablus, sumber keamanan Palestina menyebut pemukim Israel menyerang kawasan Al-Dubbat dan membakar rumah milik seorang warga. Kebakaran itu menyebabkan kerusakan sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain melakukan pembakaran, para pelaku juga mencoretkan grafiti bernada rasis yang berisi seruan balas dendam terhadap warga Arab. Pada peristiwa terpisah, sejumlah pekerja Palestina terluka setelah pemukim Israel menyerbu fasilitas penghancur batu di kawasan Ein Samiya, dekat Kota Kafr Malik, sebelah timur Ramallah.

Para pekerja mengalami luka dan memar akibat penyerangan tersebut. Sebelum meninggalkan lokasi, para pemukim Israel juga membakar sejumlah alat berat yang berada di area tersebut.

ADVERTISEMENT

Rangkaian insiden ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi kekerasan di Tepi Barat dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, pemukim Israel yang didukung pasukan militer menyerang Kota Tell di dekat Nablus, wilayah Tepi Barat bagian utara yang diduduki.

Serangan tersebut menewaskan empat warga Palestina. Di sisi lain, dua warga Israel juga dilaporkan tewas dalam baku tembak yang terjadi saat bentrokan berlangsung.

Menyusul insiden itu, pasukan Israel memberlakukan pengepungan di Kota Nablus dan wilayah sekitarnya. Mereka juga menggelar penggerebekan besar-besaran serta mengumumkan persiapan operasi militer berskala besar di seluruh kawasan Tepi Barat.

Sejak Oktober 2023, pasukan dan pemukim Israel dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 1.182 warga Palestina di Tepi Barat. Selain itu, ribuan orang mengalami luka-luka, sementara sekitar 24.000 warga Palestina telah ditahan.



(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads