Empat jalan tol disiapkan jadi landasan darurat pesawat tempur. Salah satu di antaranya ada Tol Banda Aceh-Sigli.
Sementara tiga ruas lainnya meliputi Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan, Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka), serta Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi). Seluruh ruas tersebut tetap berfungsi sebagai jalan tol dalam kondisi normal dan dapat dimanfaatkan sebagai landasan darurat TNI AU pada kondisi tertentu.
Dilansir detikFinance dari publikasi resmi Kementerian PU di akun Instagram, @kementerianpu, Jumat (24/7/2026), menyulap jalan tol menjadi landasan darurat pesawat tempur sudah diuji coba pertama kali di ruas Tol Terpeka. Uji coba tersebut dilakukan dengan mulus pada 11 Februari 2026 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu jalan tol jadi landasan pendaratan untuk pesawat tempur EMB-314 Super Tucano dan F-16. Itu menjadi uji coba pertama pendaratan darurat pesawat tempur di jalan tol.
Kementerian PU menilai jalan tol bisa menjadi infrastruktur dengan fungsi ganda, selain melayani mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, jalan tol juga dapat mendukung operasi pertahanan negara dalam kondisi darurat.
"Pemanfaatan ruas tol sebagai landasan darurat ini menunjukkan bahwa infrastruktur yang dibangun Kementerian PU memiliki fungsiganda, tidak hanya untuk mobilitas dan logistik, tetapi juga untuk mendukung kesiapsiagaannasional," ujar Menteri PU Dody Hanggodo.
