Menurunkan berat badan tidak selalu harus dimulai dari pola makan yang rumit atau olahraga berat. Pilihan minuman sehari-hari juga dapat membantu mendukung program penurunan berat badan, terutama jika dibuat sendiri dengan bahan sederhana di rumah.
Sejumlah minuman berbahan alami bisa menjadi alternatif yang lebih sehat untuk menggantikan minuman tinggi gula. Selain mudah diracik, tujuh pilihan berikut dapat membantu menjaga asupan kalori tetap terkendali dan mendukung gaya hidup yang lebih sehat.
Deretan Minuman yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan
1. Teh Jahe
Jahe telah lama digunakan sebagai rempah sekaligus obat tradisional untuk mengatasi mual, pilek, hingga radang sendi.
Dikutip detikHealth dari sejumlah penelitian pada hewan maupun manusia menunjukkan jahe juga berpotensi membantu menurunkan berat badan.
Dalam penelitian terhadap pria dengan kelebihan berat badan, konsumsi 2 gram bubuk jahe yang diseduh dengan air panas saat sarapan membuat mereka merasa kenyang lebih lama dan lebih sedikit merasa lapar dibandingkan saat tidak mengonsumsinya.
Selain itu, teh jahe juga meningkatkan efek termik makanan, yaitu jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna makanan, sekitar 43 kalori. Meski tidak besar, efek ini dinilai dapat mendukung penurunan berat badan jika dipadukan dengan pola makan sehat.
2. Kopi
Kopi menjadi salah satu minuman yang banyak dikonsumsi untuk meningkatkan energi dan membantu seseorang tetap waspada. Manfaat ini berasal dari kandungan kafein, yaitu zat yang bekerja sebagai stimulan pada tubuh.
Selain meningkatkan energi, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein dalam kopi juga dapat membantu mendukung penurunan berat badan. Kafein diketahui dapat mengurangi asupan kalori dan meningkatkan metabolisme, sehingga tubuh membakar lebih banyak energi.
Dalam sebuah penelitian terhadap 33 orang dewasa dengan kelebihan berat badan, mereka yang mengonsumsi kopi dengan kandungan 6 mg kafein per kilogram berat badan mengonsumsi kalori secara signifikan lebih sedikit dibandingkan kelompok yang mengonsumsi kafein dalam jumlah lebih rendah atau tidak mengonsumsi kafein sama sekali.
Sejumlah penelitian lain juga menemukan bahwa asupan kafein dapat meningkatkan metabolisme dan membantu meningkatkan pembakaran lemak.
Tak hanya itu, peminum kopi juga dinilai lebih mudah mempertahankan berat badan setelah berhasil menurunkannya. Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 2.600 orang menemukan bahwa mereka yang berhasil menjaga penurunan berat badan dalam jangka panjang cenderung mengonsumsi lebih banyak minuman berkafein dibandingkan kelompok pembanding.
Jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan tanpa terlalu banyak tambahan gula atau pemanis, kopi dapat membantu menurunkan berat badan sekaligus memberikan manfaat bagi kesehatan secara keseluruhan," ujar Ashley Shaw, RD, ahli gizi di Preg Appetit, dikutip dari Business Insider.