Gubsu Bobby: Pembangunan Berkelanjutan Kepulauan Nias Dibagi 3 Bagian

Gubsu Bobby: Pembangunan Berkelanjutan Kepulauan Nias Dibagi 3 Bagian

Nizar Aldi - detikSumut
Minggu, 19 Jul 2026 16:00 WIB
Gubsu Bobby Nasution saat menerima permohonan bantuan dari nelayan di Kabupaten Nias Barat
Foto: Gubernur Sumut, Bobby Nasution. (Nizar Aldi /detikSumut)
Nias Barat -

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengungkapkan jika pembangunan di Kepulauan Nias bakal dibagi ke dalam 3 bagian. Yakni daerah penghasil/produksi, daerah ekonomi juga daerah akses dan daerah pariwisata.

Hal itu disampaikan Bobby saat berdialog bersama warga dalam kegiatan Sapa Daerah di Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, Sabtu (18/7/2026). Bobby mengatakan jika itu merupakan kesepakatan bersama bupati/wali kota di Kepulauan Nias.

"Bersama Bupati dan Wali kota se-kepulauan Nias, Kami akan membagi kepulauan Nias ini menjadi tiga bagian bukan tiga wilayah pembangunan selain pembangunan dasar, kalau infrastruktur, sekolah, kesehatan, itu pembangunan dasar yang kami anggap. Kami tidak ada membeda-bedakan. Tapi untuk pembangunan non dasar pembangunan berkelanjutan kami sudah membagi Nias ini menjadi tiga bagian," kata Bobby Nasution.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bobby menjelaskan ketiganya adalah daerah produksi, daerah ekonomi, dan daerah pariwisata. Kabupaten Nias Barat sendiri disebut menjadi daerah penghasil.

"Kebetulan Nias Barat pada pembagian kemarin dapatnya daerah produksi atau daerah penghasil, bukan masuk daerah wisata atau daerah pariwisata," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Potensi wisata di Kabupaten Nias Barat dinilai banyak, namun tidak semua daerah harus dijadikan tempat tujuan wisata di awal pembangunan Kepulauan Nias. Bobby mencontohkan seperti Pulau Bali.

"Kala boleh kita sama-sama berkaca atau mempelajari pembangunan yang sesama Indonesia nggak usah luar negeri, Pulau Bali dulu kalau sama-sama kita ketahui hanya pantai Kuta mulai berkembang ke Nusa Dua, sekarang Bali itu bukan hanya pantainya dijual tetapi gunungnya pun dijual dalam arti kata menjadi tempat pariwisata, ada disana Canggu, gunung gunung, artinya pembangunan pariwisata tidak langsung semuanya harus step by step, tahap bertahap," ungkapnya.

Bobby menyebutkan jika pariwisata di satu daerah berkembang, maka daerah lain bakal terimbas. Kabupaten Nias Selatan menjadi daerah pengembangan wisata.

"Kita tahu kalau salah satu dari daerah yang ada di Kepulauan Nias ini ada yang sukses pariwisatanya pasti ada yang ketularan kepada daerah yang lain. Tetapi kalau semuanya mau mengambil bagian yang sama yakni pariwisata kita semua punya keterbatasan yang sama. Bapak bupati Nias Barat punya anggaran yang terbatas, Nias Selatan juga demikian, kami di provinsi punya uang terbatas dan pusat punya anggaran yang terbatas," sebutnya.

"Makanya kalau boleh untuk pariwisata bukan tidak mau kalau hanya untuk melihat untuk jadi perbandingan atau menjadi paket wisata, kami setuju kalau boleh kami sampaikan kepada bupati Nias Barat bagaimana Nias Selatan dulu menjadi destinasi wisata di Kepulauan Nias, setelah itu baru bicara pengembangan wisata setelah Nias Selatan baru Nias Barat pelan-pelan sampai seluruh daerah di Kepulauan Nias menjadi destinasi wisata," imbuhnya.



(niz/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads