300 hunian tetap (Huntap) Presisi dibangun untuk korban banjir Aceh Tamiang di lahan seluas enam hektare. Huntap berlokasi di Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda itu bakal diresmikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto, mengatakan Kapolda Irjen Ruddi Setiawan sudah meninjau pembangun Huntap untuk memastikan seluruh fasilitas, infrastruktur, dan kelengkapan hunian telah siap diresmikan. Rumah permanen tipe 36 itu dipastikan layak ditempati masyarakat penerima manfaat.
Selain memeriksa kondisi fisik rumah, Ruddi juga mengecek kesiapan berbagai sarana dan prasarana pendukung seperti akses jalan lingkungan, jaringan utilitas, sistem drainase, hingga fasilitas umum lainnya. Peninjauan ini menjadi tahapan akhir sebelum diresmikan Kapolri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kapolda Aceh ingin memastikan seluruh fasilitas dan infrastruktur pendukung Huntap Presisi berada dalam kondisi optimal. Setiap rumah juga telah dilengkapi dengan kebutuhan dasar, seperti kasur, meja makan, dan sofa, sehingga siap diresmikan dan langsung ditempati oleh masyarakat penerima manfaat," kata Joko dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).
Menurutnya, program tersebut merupakan wujud kepedulian sosial Polri kepada masyarakat yang terdampak banjir di Aceh Tamiang sehingga mereka dapat kembali memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak huni. Pembangunan Huntap disebut implementasi komitmen Polri yang tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Tetapi juga memberikan perlindungan, pelayanan, serta bantuan kemanusiaan kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak bencana," ujar mantan Kapolresta Banda Aceh itu.
"Diharapkan Hunian Tetap Presisi ini segera diresmikan sehingga masyarakat terdampak banjir dapat segera menempati rumah yang aman, nyaman, dan layak huni. Kehadiran Huntap Presisi diharapkan menjadi harapan baru bagi warga Aceh Tamiang untuk kembali membangun kehidupan yang lebih baik," lanjut Joko.
