Olahraga Hyrox balakangan ini ramai diperbincangkan di media sosial. Untuk mengikuti olahraga ini tidak bisa asal FOMO (fear of missing out), butuh persiapan dan latihan yang matang.
Hyrox sendiri adalah olahraga yang memadukan 8 pos latihan fungsional yang diawali dengan lari sejauh 1 km hingga burpee broad jump, tas ransel dengan finisher patch-nya dan lainnya.
"FOMO (fear of missing out) boleh-boleh saja, tapi memang peserta itu benar benar harus persiapan, harus melakukan pelatihan yang tepat sebelum mengikuti Hyrox," ujar Dokter spesialis olahraga, dr Antonius Andi Kurniawan, SpKO, SubspALK(K) dikutip detikHealth.
"Dari persepsi saya, meskipun itu kejadian di dalam ruangan, tetap saja risiko heat stroke itu ada. Kemarin ada beberapa kasus heat stroke atau heat-related ilness, di mana suhunya sangat tinggi," sambungnya.
Hyrox berisiko memicu heat stroke bisa karena menggabungkan olahraga intensitas tinggi (latihan beban & fungsional) dan daya tahan (lari panjang 8 km). Kombinasi ini memproduksi panas tubuh yang ekstrem, sehingga dibutuhkan hidrasi tubuh yang baik.
dr Andi menekankan pentingnya untuk latihan rutin dan memastikan tubuh sudah siap untuk digunakan bertempur.
Simak Video "Video: Ancaman Tersembunyi di Balik 'Demam' Hyrox"
(astj/astj)