Selama ini risiko serangan jantung lebih sering dikaitkan dengan pola makan yang tidak sehat, obesitas, hingga kebiasaan merokok. Namun, penelitian menunjukkan bahwa faktor genetik seperti golongan darah juga dapat memengaruhi risiko seseorang mengalami penyakit jantung.
Dikutip detikHealth dari Times of India, penelitian berskala besar yang dilakukan Harvard School of Public Health serta laporan dari American Heart Association menemukan bahwa pemilik golongan darah O memiliki risiko paling rendah mengalami penyakit jantung koroner maupun serangan jantung dibandingkan mereka yang bergolongan darah A, B, atau AB.
Penyebab Risiko Berbeda Antar Golongan Darah
Para peneliti mengungkapkan adanya penjelasan medis di balik rendahnya risiko penyakit jantung pada pemilik golongan darah O. Mereka menemukan bahwa individu dengan golongan darah non-O memiliki kadar von Willebrand factor yang lebih tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Von Willebrand factor merupakan protein yang berperan dalam proses pembekuan darah. Kadar protein yang tinggi dapat meningkatkan kemungkinan terbentuknya gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah jantung maupun paru-paru.
Selain itu, pemilik golongan darah non-O, terutama tipe A dan B, juga diketahui secara genetik lebih cenderung memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) yang lebih tinggi serta tingkat peradangan pada pembuluh darah yang lebih besar.
Kombinasi kedua faktor tersebut membuat aliran darah lebih mudah mengalami pengentalan sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyumbatan yang dapat berujung pada serangan jantung.
Tetap Harus Menjaga Pola Hidup Sehat
Meski memiliki risiko yang lebih rendah, para ahli mengingatkan bahwa pemilik golongan darah O tetap harus menjaga kesehatan. Faktor genetik memang tidak dapat diubah, tetapi gaya hidup tetap menjadi penentu utama dalam menjaga kesehatan jantung.
Sementara itu, bagi pemilik golongan darah A, B, dan AB, risiko yang lebih tinggi bukan berarti tidak dapat dikendalikan. Peluang terkena penyakit jantung tetap dapat ditekan melalui penerapan gaya hidup sehat.
Mengonsumsi makanan rendah lemak, rutin berolahraga, menjaga berat badan tetap ideal, serta menghindari kebiasaan merokok menjadi langkah utama untuk menjaga kesehatan jantung, terlepas dari apa pun golongan darah yang dimiliki.
(nkm/nkm)
