Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menanggapi video viral yang menampilkan pernyataan Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, terkait kontribusi masyarakat dalam pembayaran pajak untuk perbaikan jalan rusak. Bobby terkesan membela Asri Ludin.
Dalam video yang beredar dan viral di media sosial, tampak Asri Ludin menjawab pertanyaan soal perbaikan infrastruktur jalan di wilayahnya. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa pembangunan jalan bergantung pada kemampuan keuangan daerah yang bersumber dari pendapatan, termasuk pajak yang dibayarkan masyarakat.
"Ini kita perbaiki tahun ini, (untuk daerah lain) tergantung kemampuan keuangan kita, masyarakat itu bayar pajak nggak? Bayar PBB, kalau nggak, uang pemerintah dari mana?," kata Asri Ludin Tambunan dalam video.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menyebut bahwa daerah dengan tingkat kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang baik akan menjadi salah satu pertimbangan dalam penentuan prioritas pembangunan.
"Desa ini termasuk daerah yang selama ini pajak PBB nya bagus, tentu pembangunan diarahkan ke sana," imbuhnya.
Menurut Asri, masyarakat tidak hanya perlu menyampaikan keluhan mengenai kondisi jalan rusak, tetapi juga harus berkontribusi melalui kewajiban membayar pajak. Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Jadi jangan hanya sekedar spill-spill jalan jelek, tapi kontribusi tidak ada, kita membangun bukan pakai daun,kita kan membangun pakai kemampuan APBD kita sendiri," ujarnya.
Menanggapi viralnya pernyataan tersebut, Bobby Nasution menilai ucapan Asri Ludin sebaiknya dipahami sebagai ajakan kepada masyarakat untuk lebih taat membayar pajak.
"Ya ini kalau pandangan baiknya, itu Bapak Bupati kan mengajak agar semua masyarakat taat pajak, itu anggap ajakan. Saya dengar statemen beliau keuangan terbatas, sekarang tanya daerah mana yang keuangannya juga terbatas, kenapa terbatas? Mungkin salah satunya Deli Serdang adalah ketaatan pajaknya," sebut Bobby Nasution, Jumat (19/6/2026).
Bobby menambahkan bahwa dana yang dihimpun dari pajak masyarakat memang digunakan untuk mendukung pembangunan daerah. Karena itu, ia menganggap pernyataan tersebut sebagai bentuk imbauan kepada warga. Meski demikian, Bobby menilai cara penyampaian pesan tersebut mungkin menjadi alasan munculnya beragam respons dari masyarakat.
"Jadi anggap saja itu imbauan kepada masyarakat karena uang yang dibayarkan masyarakat untuk membangun daerah masing-masing, mungkin cara nyampaikannya saja," tuturnya.
