Bupati Deli Serdang Tanya Kontribusi Warga Soal Jalan Rusak, Begini Kata Gubsu

Bupati Deli Serdang Tanya Kontribusi Warga Soal Jalan Rusak, Begini Kata Gubsu

Nizar Aldi - detikSumut
Jumat, 19 Jun 2026 20:00 WIB
Gubsu Bobby Nasution (Foto: Nizar Aldi/detikSumut)
Gubsu Bobby Nasution (Foto: Nizar Aldi/detikSumut)
Deli Serdang -

Sebuah video menarasikan Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan mempertanyakan kontribusi warga terkait perbaikan jalan rusak, viral di media sosial. Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution pun menanggapi soal video viral itu.

Dalam video yang dilihat, Jumat (19/6/2026), pernyataan tersebut disampaikan Asri saat doorstop bersama wartawan. Asri Ludin mengatakan jika perbaikan jalan rusak tergantung kemampuan keuangan daerah.

"Ini kita perbaiki tahun ini, (untuk daerah lain) tergantung kemampuan keuangan kita, masyarakat itu bayar pajak nggak? Bayar PBB, kalau nggak ada uang pemerintah dari mana?," kata Asri Ludin Tambunan dalam video.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Desa ini termasuk daerah yang selama ini pajak PBB nya bagus, tentu pembangunan diarahkan ke sana," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Asri menilai jika masyarakat jangan hanya spill jalan rusak, namun membayar pajak juga. Sebab perbaikan jalan rusak dilakukan menggunakan APBD.

"Jadi jangan hanya sekedar spill-spill jalan jelek, tapi kontribusi tidak ada, kita membangun bukan pakai daun,kita kan membangun pakai kemampuan APBD kita sendiri," ujarnya.

Bobby Nasution pun merespons soal video viral itu. Ia menilai jika Asri Ludin hanya mengajak masyarakat untuk taat pajak.

"Ya ini kalau pandangan baiknya, itu Bapak Bupati kan mengajak agar semua masyarakat taat pajak, itu anggap ajakan. Saya dengar statemen beliau keuangan terbatas, sekarang tanya daerah mana yang keuangannya juga terbatas, kenapa terbatas? Mungkin salah satunya Deli Serdang adalah ketaatan pajaknya," sebut Bobby Nasution.

Sehingga Bobby menilai itu hanya imbauan kepada masyarakat. Namun Bobby menilai cara penyampaian Asri Ludin yang kurang pas.

"Jadi anggap saja itu imbauan kepada masyarakat karena uang yang dibayarkan masyarakat untuk membangun daerah masing-masing, mungkin cara nyampaikannya saja," tuturnya.



(niz/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads