Informasi penjadwalan gangguan aliran air di Sumut viral di media sosial. Perumda Tirtanadi menyebut informasi tersebut tidak benar.
Dalam sebaran informasi yang dilihat detikSumut, Senin (25/5/2026), penjadwalan gangguan aliran air dimulai pada 27-29 Mei 2026.
"Sehubungan dengan terjadinya BLACK OUT atau pemadaman total aliran listrik PLN di wilayah SUMBAGUT yang berdampak kepada proses pengolahan air bersih yang diproduksi oleh Perumda Tirtanadi, seluruh Water Treatment Plant (WTP) harus beralih menggunakan genset untuk pengoperasian mesin-mesin produksi dan distribusi," tulis sebaran flyer yang beredar di media sosial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi ini menyebabkan terjadinya gangguan pelayanan air kecil/air mati di sebagian wilayah Kota Medan sekitarnya," sambungnya.
Informasi tersebut ternyata membuat warga panik dan sebagian mempertanyakan kebenaran informasi tersebut.
Terkait informasi yang sudah beredar di masyarakat, Perumda Tirtanadi membantah adanya gangguan aliran air rumah tangga gegara adanya pemadaman listrik.
"Beredar flyer mengenai "Informasi Pemadaman Listrik Tahap 2" yang mengatasnamakan Perumda Tirtanadi. Setelah dilakukan pengecekan, informasi tersebut dipastikan tidak benar/hoax," dikutip melalui instagram resmi @tirtanadiprovsu.
Pihaknya meminta agar masyarakat tidak serta-merta mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya tersebut.
"Masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Pastikan selalu memperoleh informasi resmi hanya melalui kanal komunikasi resmi perusahaan," ucapnya.
"Seluruh informasi resmi mengenai pelayanan dan operasional kami hanya dipublikasikan melalui media sosial resmi Perumda Tirtanadi," pungkasnya.
