Tunanetra di Medan Ngaku Ditolak RS Royal Prima untuk Rawat Inap

Tunanetra di Medan Ngaku Ditolak RS Royal Prima untuk Rawat Inap

Rechtin - detikSumut
Rabu, 13 Mei 2026 10:16 WIB
Close-up of a male doctor hand hold a silver pen and showing pad in hospital. Doctor giving prescription to the patient and filling up medical form at a clipboard
Foto: Getty Images/Khanchit Khirisutchalual
Medan -

Seorang tunanetra bernama Maya Sari (64) mengaku ditolak pihak Rumah Sakit (RS) Royal Prima Medan untuk menjalani rawat inap. Padahal Maya sudah mendapat rujukan dari Puskesmas Medan Polonia untuk menjalani rawat inap karena kondisi kesehatannya.

Maya bercerita dia datng ke RS Royal Prima di Jalan Ayahanda bersama anaknya pada Kamis (7/5) kemarin dengan keluhan sakit di ulu hati, dehidrasi berat. Kondisi itu membuatnya tidak sanggup berjalan.

"Saat itu di ruang IGD kami sudah menunggu 30 menit dan sama sekali tidak mendapatkan pelayanan kesehatan dari petugas nakes," katanya Rabu (13/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena tidak mendapatkan pelayanan setelah menunggu lama, ia kemudian menegur nakes yang ada di sana. Tidak lama setelah teguran itu ia diperiksa.

ADVERTISEMENT

"Kesalnya usai ditegur, kami baru mendapatkan tindakan medis. Tidak berapa lama petugas yang mengaku dokter jaga mengatakan pasien tidak kritis juga stabil. Jadi diminta untuk rawat jalan saja," tuturnya.

Maya mengatakan, pihak keluarga sempat memohon kepada pihak RS Royal Prima agar pasien sebaiknya diopname saja, sebab kondisinya dehidrasi berat.

"Permohonan ini kami katakan beberapa kali. Namun dari petugas nakes unit IGD RS Royal Prima Medan komitmen tetap tidak bisa," katanya.

Maya mengatakan dirinya mendapatkan rujukan langsung dari fasilitas kesehatan (faskes) tingkat 1 di Puskesmas Polonia. Namun, lantaran ditolak rawat inap dirinya mengaku kecewa.

"Saya kecewa karena sekarang sudah hampir satu minggu tidak ada tindaklanjut dari pihak RS dan kondisi juga tubuh saya juga semakin lemas," katanya.

Humas RS Royal Prima, Devi Marlin membantah pihaknya melakukan penolakan terhadap pasien. Menurutnya, semua tahapan yang dilakukan sudah sesuai prosedur.

"RS Royal Prima tidak ada menolak pasien. Semua dilakukan sesuai prosedur," ujar Devi saat dikonfirmasi.




(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads