Biwa Buah Asal China yang Kaya Manfaat Kesehatan

Biwa Buah Asal China yang Kaya Manfaat Kesehatan

Siti Asyaroh - detikSumut
Jumat, 08 Mei 2026 07:01 WIB
Buah Biwa asal China (Foto: TikTok @sibungbung)
Foto: Buah Biwa asal China (Foto: TikTok @sibungbung)
Medan -

Biwa atau dikenal juga dengan nama Loquat (Eriobotrya japonica) merupakan salah satu buah yang belum terlalu populer di Indonesia. Padahal, jenis buah ini sangat potensial bagi kesehatan.

Dikutip dari Jurnal Biologi berjudul "Inventarisasi dan Studi Ekologi Buah Biwa di Kabupaten Sumatera Utara" pada 2019 menyebut bahwa tanaman ini berasal dari China dan telah menyebar ke berbagai wilayah seperti Jepang, Korea, hingga Asia Tenggara.

"Berasal dari famili Rosaceae artinya tanaman ini satu keluarga dengan tanaman apel, pir, dan persik," ujar Dosen Biologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Khairunnisa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Indonesia, tanaman ini banyak ditemukan di wilayah Sumatera Utara, terkhusus di sekitar kawasan dataran tinggi, seperti Kabupaten Karo, Samosir, dan Dairi.

Jurnal Farmasi Universitas Sumatera Utara pada 2018 menyebut, di Kabupaten Karo, bertepatan di Taman Simalem Resort, buah ini telah dibudidaya secara masif. Oleh karena itu, saat ini kawasan tersebut dinyatakan sebagai kebun biwa terluas di Indonesia bahkan di Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

Adapun di Sumatera Utara, buah ini memiliki nilai yang cukup tinggi, rata-rata dibanderol mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram di beberapa daerah. Secara fisik, buah biwa memiliki ciri khas berwarna kuning hingga jingga dengan bentuk bulat atau lonjong. Sementara tanamannya berbentuk berupa pohon atau tanaman perdu dengan tinggi 3-10 meter.

"Perakaran tunggang, batangnya berkayu dan mempunyai cabang yang banyak, batang berwarna coklat keabu-abuan. Biwa mempunyai bunga berwarna putih kekuningan, buahnya biwa berwarna kuning dan jingga saat biwa matang, rasa buah manis dengan sedikit asam dan mengandung biji berwarna cokelat," jelas Khairunnisa.

Tak hanya menjadi buah konsumsi, tanaman yang mudah beradaptasi dan dapat tumbuh di ketinggian sekitar 900-1.500 meter di atas permukaan laut ini juga dikenal memiliki berbagai kandungan nutrisi penting. Biwa diketahui mengandung vitamin A, B, dan C, serta berbagai senyawa, seperti karoten, asam sitrat, asam malat, dan asam tartarat yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Menariknya, tidak hanya buahnya yang bermanfaat. Daun dan biji biwa juga memiliki khasiat bagi tubuh.

Daun biwa mengandung senyawa amygdalin, senyawa yang dikenal berperan sebagai antikanker. Selain itu, dalam pengobatan tradisional masyarakat Tiongkok, daun biwa juga telah lama digunakan untuk mengatasi gangguan pernapasan dan pencernaan.

Salah satu manfaat utama biwa ada pada manfaat antioksidannya. Antioksidan berperan penting dalam melawan radikal bebas yang dapat merusak sel dan memicu berbagai penyakit.

Dikutip dari Jurnal Farmasi Universitas Sumatera Utara pada 2018, buah biwa juga mengandung senyawa, seperti flavonoid, saponin, tanin, dan glikosida dalam daun biwa berkontribusi terhadap kemampuannya dalam menangkal radikal bebas. Selain itu, jurnal yang sama menyebut biwa memiliki berbagai aktivitas biologis lain, seperti antidiabetes, antitumor, hingga membantu memperbaiki fungsi hati.


Artikel ditulis Siti Asyaroh, Peserta Program Maganghub Kemnaker di detikcom

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Awas, Nutrisi Penting Hilang Saat Masak gara-gara Kesalahan Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads