Stres tidak hanya berdampak pada suasana hati, namun juga dapat berpengaruh pada kondisi tubuh secara keseluruhan. Salah satu penyebab utamanya adalah kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres.
Kortisol diproduksi oleh kelenjar adrenal sebagai respons terhadap tekanan atau situasi berbahaya. Dalam kadar normal, hormon itu membantu mengatur sistem imun, gula darah, hingga tekanan darah.
Namun bila kadarnya terlalu tinggi dalam jangka panjang, efeknya bisa mengganggu kesehatan. Kadar kortisol yang tinggi bisa bikin wajah tampak bengkak, terutama di area mata dan pipi, serta memicu berbagai masalah seperti kelelahan, jerawat, gangguan tidur, hingga kenaikan berat badan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika stres berlangsung terus-menerus, tubuh bisa terjebak dalam mode 'fight or flight'. Kondisi itu bisa melemahkan sistem imun, mengganggu kesehatan pencernaan, serta meningkatkan risiko peradangan hingga infeksi.
Menghindari stres sepenuhnya memang sulit. Tapi, mengelolanya dapat dilakukan melalui beragam cara, mulai dari olahraga, meditasi, hingga tidur yang cukup. Selain itu, pola makan juga berperan penting.
Mengurangi konsumsi gula, lemak jenuh, alkohol, dan kafein bisa membantu menekan kadar kortisol. Sementara itu asupan yang kaya omega-3, magnesium, serat, dan antioksidan dapat membantu tubuh lebih ''enang" menghadapi stres.
Lantas, makanan apa saja yang bisa membantu menurunkan kadar hormon stres secara alami? Dilansir dari Wolipop, berikut ulasannya.
10 Makanan yang Bisa Bantu Turunkan Hormon Stres Secara Alami
1. Yoghurt
Yoghurt, terutama greek yoghurt, juga bisa menjadi pilihan. Kandungan protein dan probiotiknya membantu menjaga keseimbangan gut-brain axis, yang memiliki peran penting dalam mengatur mood dan stres.
2. Gandum Utuh
Karbohidrat kompleks seperti gandum utuh, beras merah, serta oat bisa membantu tubuh merespons kortisol dengan lebih baik. Sebuah studi tahun 2019 menemukan bahwa peningkatan konsumsi gandum utuh bisa membantu menstabilkan respons hormon stres sepanjang hari.
3. Pisang
Selain kaya kalium, pisang juga mengandung magnesium dan vitamin B6 yang membantu produksi serotonin-hormon yang berperan dalam menciptakan perasaan bahagia.
4. Bawang Putih
Bawang putih mengandung allicin, senyawa aktif yang membantu mengontrol tekanan darah, meningkatkan sistem imun, sekaligus berpotensi menurunkan kadar hormon stres dalam tubuh.
5. Buah Citrus
Buah citrus seperti jeruk, lemon, dan grapefruit kaya akan vitamin C. Nutrisi ini diketahui bisa membantu mengurangi dampak stres kronis pada tubuh.
6. Sayuran Hijau
Sayuran hijau seperti bayam, kale, dan pokchoy kaya akan folat, vitamin, dan antioksidan. Kandungan ini berperan dalam menjaga kesehatan usus dan mendukung produksi neurotransmitter seperti serotonin.
7. Salmon
Ikan berlemak seperti salmon dikenal baik untuk kesehatan kulit sekaligus membantu menurunkan kortisol. Kandungan omega-3 di dalamnya punya efek antiinflamasi yang kuat.
8. Alpukat
Alpukat kaya akan kalium dan magnesium. Nutrisi ini membantu tubuh lebih rileks, meningkatkan kualitas tidur, dan menyeimbangkan hormon stres.
9. Dark Chocolate
Kabar baik bagi pecinta cokelat. Dark chocolate dengan kandungan kakao minimal 70 persen dapay membantu meredakan stres. Flavonoid dalam kakao membantu menekan respons stres dari kelenjar adrenal, sekaligus memperbaiki suasana hati.
10. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan seperti almond, kenari, dan mede mengandung lemak sehat, vitamin B, magnesium, serta antioksidan yang berperan dalam menjaga kestabilan emosi dan energi sepanjang hari.
(dhm/dhm)











































