Konsumsi Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko PCOS pada Wanita

Konsumsi Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko PCOS pada Wanita

Rindi - detikSumut
Jumat, 08 Mei 2026 08:01 WIB
5 Kejadian Mengejutkan yang Pernah Terjadi di Industri Makanan Cepat Saji
Ilustrasi makanan cepat saji (Foto: Ilustrasi iStock)
Medan -

Salah satu penyakit yang menjadi ketakutan sebagian besar wanita dan menjadi perbincangan di media social adalah PCOS atau gangguan hormonal umum pada wanita usia subur yang ditandai dengan menstruasi tidak teratur. Banyak yang menyebut bahwa makanan khususnya makanan cepat saji meningkatkan resiko terkena PCOS, benarkah demikian?

Mengutip dari laman Kemenkes, tahun 2024 Sindrom PCOS ini diketahui mempengaruhi sekitar 5 hingga 10 persen wanita muda. Perempuan dalam keadaan seperti ini biasanya mengalami siklus haid yang tidak teratur, hingga pertumbuhan rambut yang tidak wajar, disertai adanya kista-kista kecil di dalam ovarium.

Sedangkan menurut Colostrum Mother Journal, PCOS yang merupakan endokrin umum yang terjadi pada wanita yang berada usia reproduksi ini dapat mempengaruhi hingga 26 persen wanita di seluruh dunia. Angka ini meningkat karena perubahan gaya hidup hingga konsumsi makanan cepat saji atau yang sering disebut junk food.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) merupakan gangguan endokrin umum pada wanita usia reproduksi, mempengaruhi 5% hingga 26% wanita di seluruh dunia menunjukkan peningkatan seiring perubahan gaya hidup, termasuk konsumsi makanan cepat saji (junk food)," tulis studi tersebut.

ADVERTISEMENT

Penelitian yang sama menunjukkan bahwa konsumsi makanan cepat saji lebih dari 2-3 kali seminggu dapat meningkatkan resiko terkena PCOS. Hal ini dikarenakan konsumsi makanan cepat saji secara berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kadar gula dalam darah dan ketidakseimbangan hormon secara signifikan.

"Konsumsi makanan cepat saji ≥2 kali per minggu atau >3 kali per minggu atau secara sering dapat berisiko mengalami PCOS. Konsumsi makanan cepat saji yang berlebihan disertai pola makan yang tidak teratur menyebabkan fluktuasi kadar glukosa darah dan ketidakseimbangan hormon yang signifikan, sehingga meningkatkan risiko terkena PCOS,"

Meskipun sebenarnya penyebab PCOS sendiri sangat kompleks, namun gaya hidup menjadi factor utama dalam resiko berkembangnya PCOS. Hal ini dikarenakan makanan cepat saji secara umum biasanya tinggi kalori hingga lemak jenuh namun rendah serat dan gizi.

"Penyebab PCOS dapat terjadi karena berbagai faktor. Salah satu faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap perkembangan PCOS adalah gaya hidup tidak sehat, termasuk konsumsi makanan cepat saji (junk food). Makanan cepat saji umumnya tinggi kalori, lemak jenuh, lemak trans, dan gula sederhana, tetapi rendah serat serta zat gizi mikro esensial,"

Pola makan seperti konsumsi makanan cepat saji dapat meningkatkan resiko obesitas hingga resistensi insulin. Hal inilah yang juga berperan penting dalam pathogenesis atau perkembangan PCOS.

"Pola makan seperti ini dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas sentral dan resistensi insulin, dua kondisi yang berperan penting dalam patogenesis PCOS,"

Artikel ditulis Rindi Antika peserta program Maganghub Kemnaker di detikcom

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Wanti-wanti Kemenkes RI soal Lingkungan Obesogenik"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads