Gubernur Sumatera Barat mengatakan pihaknya akan mempercepat pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana. Selain itu, ia juga akan menggandeng pengusaha untuk membantu untuk menghidupkan kembali UMKM yang sebelumnya terdampak bencana.
"Percepatan infrastruktur (pascabencana) alhamdulilah kita di Sumatera Barat dengan komitmen yang telah dilakukan oleh kementerian, sudah mulai berjalan, sehingga inflasi bisa dikendalikan. Kemudian terkait investasi, kita juga mendorong dorong pengusaha-pengusaha agar dapat membantu UMKM agar dapat terbebas, dan itu juga sudah berjalan," katanya saat acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026).
Dalam rangkaian acara yaitu diskusi Forum Akselerator Negeri, Mahyeldi pun menyampaikan di hadapan Wakil Menteri Dalam Negeri, Aryo Bima, bahwa pascabencana banjir yang melanda Sumbar, upaya percepatan infrastruktur adalah poin utama untuk mendongkrak kembali perekonomian di Sumbar.
Selain infrastruktur, Mahyeldi menyebut bahwa Pemprov Sumbar juga melakukan upaya percepatan dengan menggandeng para pengusaha-pengusaha agar berkenan membantu pemulihan ekonomi Sumbar salah satunya dengan mendongkrak atau menghidupkan kembali UMKM yamg sebelumnya terdampar bencana.
Bahkan, katanya, kerja sama Pemprov dengan Kabupaten dan Kota di Sumbar juga menjadi pendongkrak untuk menekan inflasi, dengan berkoordinasi saling menyuplai berbagai kebutuhan baik yang memproduksi dan mengkonsumsi saling berkaitan, salah satunya holtikultura.
"Upaya yang kita lakukan di dalam pengendalian inflasi di antaranya bekerjasama dengan kabupaten kota, yang produksi dan yang konsumsi, seperti misalnya di kabupaten Solok, Tanah Datar, dan kabupaten lain yang memproduksi holtikultura misalnya, disamping suplai dan beberapa twist yang lainnya, kita coba kerja sama antarkabupaten kota di samping kita juga mengenai infrastruktur," katanya.
Mahyeldi juga mengakui bahwa cabai merah dan daging ayam merupakan salah satu penyebab inflasi di Sumbar, namun hal itu juga sudah ada solusi dengan hadirnya warehouse untuk distribusi cabai merah itu sendiri.
"Penyebab inflasi di Sumatera Barat saat ini yaitu cabai merah dan daging ayam, saya yakin ini juga merupakan efek dari MBG, untuk itu kita menghadirkan wherehouse sehingga holtikultura kita seperti cabai merah dapat dikendalikan," jelasnya.
Simak Video "Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan"
(Prima/astj)