Angkat beban dan lari sama-sama dikenal sebagai olahraga yang menyehatkan, namun seringkali membuat orang bingung menentukan mana yang lebih bermanfaat. Keduanya memiliki keunggulan masing-masing, tergantung pada tujuan dan kebutuhan tubuh.
Dosen olahraga Universitas Negeri Medan (Unimed), Haris Kurniawan, M.Pd, menjelaskan bahwa gym atau latihan beban lebih berfokus pada pembentukan otot dan peningkatan metabolisme tubuh. Sedangkan kardio bermanfaat untuk meningkatkan Kesehatan jantung dan paru-paru.
"Latihan beban atau gym itu berfungsi untuk meningkatkan massa otot, kepadatan tulang, serta membantu memperbaiki sensitivitas insulin. Selain itu juga bisa meningkatkan basal metabolic rate, jadi tubuh tetap membakar kalori meskipun sedang istirahat," jelas Haris Selasa (7/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk olahraga kardio seperti lari atau joging, kata dia, lebih efektif dalam membakar kalori secara langsung saat dilakukan. Sedangkan latihan angkat beban berperan penting dalam menjaga massa otot dan kestabilan metabolisme tubuh.
"Joging melatih jantung dan paru-paru, meningkatkan VO2 max atau kapasitas tubuh dalam menggunakan oksigen, serta membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol," jelasnya.
"Kalau mau hasil yang maksimal, sebaiknya dikombinasikan. Jogging bagus untuk jantung dan stamina, sementara gym untuk kekuatan otot dan metabolisme," lanjut dia.
Hal ini juga didukung oleh berbagai penelitian. Studi dari American Heart Association menyebutkan bahwa kombinasi olahraga aerobik dan latihan beban dapat menurunkan risiko kematian lebih tinggi dibandingkan hanya melakukan salah satunya.
Selain itu, penelitian dari Harvard T.H. Chan School of Public Health menunjukkan bahwa latihan beban dapat membantu mengontrol kadar gula darah serta menjaga kestabilan lemak tubuh.
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu bingung memilih antara gym atau jogging. Menggabungkan keduanya secara rutin dinilai sebagai langkah paling efektif untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Artikel ditulis Nanda M Marbun, Peserta Maganghub Kemnaker di detikcom
(astj/astj)











































