Banyak orang mengira kebugaran hanya berdampak pada kondisi fisik semata. Padahal, tubuh yang bugar juga berperan besar dalam meningkatkan kinerja otak, mulai dari fokus, daya ingat, hingga kemampuan mengambil keputusan.
Dilansir detikEdu dari laman University College London (UCL), sebuah studi yang dipimpin peneliti dari UCL menemukan, semakin bugar seseorang, semakin besar pula respons positif otak setelah berolahraga. Respons ini terlihat dari peningkatan pelepasan protein penting yang berperan dalam fungsi otak.
Lantas, apa saja alasan di balik hubungan antara kebugaran tubuh dan performa otak yang lebih optimal?
Studi Otak Orang dengan Fisik Bugar
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Brain Research ini melibatkan 30 orang peserta yang sebelumnya tidak aktif secara fisik. Mereka mengikuti program latihan bersepeda selama 12 minggu dengan frekuensi tiga kali seminggu.
Selama penelitian berlangsung, para peneliti mengukur tingkat kebugaran peserta menggunakan tes VO2max setiap enam minggu. Tes ini mengukur kemampuan tubuh menggunakan oksigen saat melakukan aktivitas fisik intens.
Hasilnya menunjukkan, seiring meningkatnya kebugaran peserta, tubuh mereka melepaskan lebih banyak brain-derived neurotrophic factor (BDNF) setelah berolahraga. Protein ini sangat penting bagi kesehatan otak.
BDNF sendiri berperan dalam pembentukan neuron baru, serta memperkuat koneksi antarsel saraf di otak. Protein ini juga membantu menjaga kesehatan neuron yang sudah ada.
"Kami sudah lama mengetahui bahwa olahraga baik untuk otak, tetapi mekanisme bagaimana hal itu terjadi masih terus diteliti," ujar pemimpin penelitian, Dr Flaminia Ronca.