Petugas pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dari Manggala Agni, Muharmizan wafat. Penjuang karhutla itu wafat saat istirahat setelah pemadaman di Desa Palkun, Bengkalis.
Informasi diterima, saat kejadian sejumlah personel Manggala Agni sedang istirahat dan makan malam, Senin (30/3) pukul 18.30 WIB. Lokasinya di Aula Kantor Desa Palkun.
"Poisisi wafat saat sedang istirahat malam. Jadi tiba-tiba terjatuh lemas," kata Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar saat dikonfirmasi, Selasa (31/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan AKBP Fahrian, setelah salat dan makan malam personel Manggala Agni Daops Sumatera IV/Siak duduk santai. Termasuk korban Mizan santai bersama personel lain yaitu Ujang selaku Danru dan Sayuti selaku personel yang ikut dalam pemadaman.
Tak berselang lama, korban tiba-tiba saja terjatuh lemas dan kejang. Personel lain coba memberikan pertolongan, hanya saja tidak dapat terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Korban diduga meninggal dunia akibat dari kelelahan. Sebab saat itu petugas gabungan dari Manggala Agni, TNI, Polri dan petugas lain tengah berjibaku dalam memadamkan karhutla.
"Diduga kelelahan. Jadi bukan saat proses pemadaman wafatnya, saat istirahat," kata Fahrian.
Selanjutnya korban dibawa menuju rumah duka di Desa Rempak Sabak Auh, Siak Sri Indrapura. Korban diantar dengan dikawal pwtugas kepolisian dan personel lainnya menuju rumah duka.
Diketahui personel Manggala Agni tiba di lokasi pada Minggu (29/3). Total ada 10 personel Daops Sumatera IV/Siak terlibat dalam pemadaman karhutla di Bengkalis.
