Iran Tegaskan Selat Hormuz Hanya Ditutup untuk Musuh

Internasional

Iran Tegaskan Selat Hormuz Hanya Ditutup untuk Musuh

Wildan Noviansah - detikSumut
Kamis, 26 Mar 2026 16:14 WIB
The Parnassos crude oil tanker sits anchored as the traffic is down in the Strait of Hormuz, amid the U.S.-Israeli conflict with Iran, in Muscat, Oman, March 10, 2026. REUTERS/Benoit Tessier
Foto: Selat Hormuz. (REUTERS/Benoit Tessier)
Jakarta -

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan Selat Hormuz hanya tertutup khusus untuk musuh. Hal itu memastikan bahwa selat tersebut tak sepenuhnya ditutup menyusul konflik panas yang terjadi di Timur Tengah.

"Selat Hormuz, dari sudut pandang kami, tidak sepenuhnya tertutup - selat ini hanya tertutup bagi musuh," kata Aragachi dilansir Aljazeera, Kamis (26/3/2026) dikutip dari detikNews.

Dia menegaskan Iran tak akan membuka selat itu untuk musuh dan sekutunya. Sedangkan bagi negara sahabat, Araghchi menyebut pihaknya sudah memberikan jalur aman untuk bisa leluasa melintas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak ada alasan untuk mengizinkan kapal-kapal musuh kami dan sekutu mereka lewat," kata dia.

ADVERTISEMENT

"Angkatan bersenjata Teheran telah memberikan jalur aman bagi kapal-kapal dari negara-negara sahabat," imbuhnya.

Diketahui Selat Hormuz, merupakan jalur perairan strategis untuk pasokan energi global. Kini selat itu terdampak oleh perang berkelanjutan di Timur Tengah.

Sebelum perang meletus, sekitar 20 juta barel minyak global biasanya melintasi jalur perairan penting tersebut setiap harinya.

Imbas dari perang, aktivitas perlintasan di Selat Hormuz telah secara efektif dibatasi sejak awal Maret lalu. Hal tersebut memicu gangguan global yang meningkatkan biaya pengiriman dan mendorong harga minyak global lebih tinggi.

Baca selengkapnya di sini



(mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads