11 Ribu Pemudik Tinggalkan Batam hingga H-3 Lebaran, Terbanyak Tujuan Belawan

Kepulauan Riau

11 Ribu Pemudik Tinggalkan Batam hingga H-3 Lebaran, Terbanyak Tujuan Belawan

Alamudin Hamapu - detikSumut
Rabu, 18 Mar 2026 21:30 WIB
Pemudik tujuan Tanjung Priok, Jakarta tengah menaiki KM Ngampulu di Pelabuhan Batam. (Alamudin/detikcom)
Foto: Pemudik tujuan Tanjung Priok, Jakarta tengah menaiki KM Ngampulu di Pelabuhan Batam. (Alamudin/detikcom)
Batam -

PT Pelni Cabang Batam mencatat sebanyak 11.431 penumpang telah diberangkatkan dari Batam selama periode angkutan Lebaran 2026 yang dimulai sejak 13 Maret. Pemudik tahun ini diperkirakan meningkat 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan pada periode arus mudik sejak 13 Maret hingga saat ini, keberangkatan kapal telah berlangsung sebanyak empat kali dengan tujuan utama ke Belawan, Sumatera Utara (Sumut), dan Tanjung Priok, Jakarta.

"Total hingga hari ini sudah 11.431 penumpang yang kita berangkatkan dari Batam," ujarnya, Rabu (18/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Edwin merinci, pada keberangkatan 16 Maret dengan tujuan Belawan, jumlah penumpang mencapai 3.657 orang. Sementara untuk keberangkatan 18 Maret dengan tujuan Tanjung Priok, tercatat sebanyak 2.527 penumpang.

ADVERTISEMENT

"Puncak arus mudik terjadi pada 16 Maret kemarin dengan tujuan Belawan, jumlah penumpang mencapai 3.657 orang. Besok, 19 Maret, penumpang juga diperkirakan mencapai 3.500 orang dengan tujuan Belawan," ujarnya.

"Rute terpadat yakni tujuan Belawan, Sumatera Utara," tambahnya.

Dalam melayani pemudik tahun ini, Pelni menyediakan dua kapal untuk melayani pelayaran dari Batam tujuan Medan dan Belawan. Frekuensi pelayaran juga ditambah, dari sebelumnya empat kali dalam sebulan menjadi 10 kali keberangkatan selama Maret.

"Kapal yang disiagakan yakni KM Kelud dan KM Ngapulu. Trip pelayaran juga ditambah menjadi 10 kali," ujarnya.

Edwin menyebut, untuk memberikan kenyamanan pemudik, Pelni juga melakukan sejumlah peningkatan fasilitas dan layanan, baik di pelabuhan maupun di atas kapal. Perbaikan dilakukan pada alur embarkasi dan debarkasi penumpang, penyediaan posko, hingga fasilitas hiburan di ruang tunggu.

"Dari sisi kapal, kami juga meningkatkan layanan makanan dengan menu yang lebih variatif guna meningkatkan kenyamanan penumpang," ujarnya.



(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads