Bangun Sahur Terlambat? Ini Cara Sehat Makan Mi Instan

Sarah Oktaviani Alam - detikSumut
Selasa, 10 Mar 2026 12:29 WIB
Foto: Getty Images/iStockphoto/Phacharason Mongkhonwikuldit
Jakarta -

Bangun kesiangan saat sahur sering membuat banyak orang memilih mi instan sebagai menu praktis karena mudah dan cepat disiapkan. Namun, makanan ini kerap dianggap kurang sehat jika dikonsumsi tanpa memperhatikan cara penyajiannya.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar kandungan gizinya lebih seimbang dan tetap aman dikonsumsi saat menjalani puasa Ramadan.

Spesialis penyakit dalam dr Yunita Indah Dewi, SpPD, mengatakan sebaiknya mi instan tidak dijadikan menu utama saat sahur. Sebab, makanan tersebut rendah nutrisi dan dapat memicu masalah kesehatan, terutama pada orang dengan masalah asam lambung.

Namun, jika tidak ada pilihan lain, dr Yunita menyarankan agar mencampurkan beberapa bahan ke dalam mi instan. Bisa dikombinasikan dengan sayuran, serta sumber protein agar lebih bernutrisi.

"Sebaiknya tidak mengonsumsi mi instan saat sahur karena rendah serat dan protein, tetapi tinggi lemak. Bagi penderita maag, ini bisa meningkatkan risiko kambuh saat puasa," ucap dr Yunita dikutip detikHealth.

Jumlah kalori dari mi instan juga cukup tinggi. Jika dikonsumsi terlalu sering, ini dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan selama bulan puasa.

Efek Lain Makan Mi Instan saat Sahur

Spesialis gizi lainnya, dr Johanes C Chandrawinata, SpGK, mengungkapkan mi instan memiliki kalori yang cukup tinggi, tapi nutrisinya tidak seimbang. Mi instan juga mengandung kadar garam yang tinggi.

Konsumsi garam berlebih dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Akhirnya bisa berisiko menyebabkan dehidrasi dan mengganggu kelancaran ibadah puasa.



Simak Video "Video: Cerita Megawati Heran Gudang Bantuan Bencana Isinya Cuma Mi Instan"


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork