Antrean Terjadi di Sejumlah SPBU di Aceh, Pertamina Minta Warga Tak Timbun BBM

Aceh

Antrean Terjadi di Sejumlah SPBU di Aceh, Pertamina Minta Warga Tak Timbun BBM

Agus Setyadi - detikSumut
Kamis, 05 Mar 2026 18:01 WIB
Warga Aceh Tengah ramai-ramai beli BBM pakai Jeriken. (Istimewa)
Foto: Warga Aceh Tengah ramai-ramai beli BBM pakai Jeriken. (Istimewa)
Banda Aceh -

Antrean BBM terjadi di sejumlah daerah di Aceh. PT Pertamina memastikan stok BBM aman dan meminta warga tidak melakukan penimbunan.

"Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan energi berupa Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Sumatera Bagian Utara dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).

Fahrougi menjelaskan, Pertamina sudah melakukan berbagai upaya penguatan layanan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan konsumsi energi pada periode tersebut. Langkah tersebut di antaranya melalui build up stock serta memastikan kesiapan sarana dan fasilitas distribusi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah itu disebut dilakukan agar penyaluran energi kepada masyarakat dapat berjalan lancar, aman, dan terukur. Selain itu, Pertamina juga terus menjalankan langkah-langkah mitigasi untuk menjaga ketahanan pasokan energi, termasuk optimalisasi distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di seluruh wilayah operasional termasuk Sumatera Bagian Utara.

"Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi selama Ramadan dan Idulfitri. Berbagai langkah antisipasi telah kami lakukan, mulai dari build up stock, penguatan sarana distribusi, hingga koordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait," jelasnya.

ADVERTISEMENT

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena pasokan energi terus kami jaga agar tetap tersedia dan tersalurkan dengan baik," lanjut Fahrougi.

Fahrougi mengimbau masyarakat agar menggunakan energi secara bijak, efisien, dan sesuai kebutuhan. Warga diminta tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan karena stok energi dijaga tetap aman dengan pola distribusi yang terukur.

"Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan penimbunan BBM maupun LPG karena tindakan tersebut melanggar ketentuan yang berlaku dan memiliki konsekuensi hukum," kata Fahrogi.

Sebelumnya, warga di Aceh Tengah ramai-ramai membeli BBM dengan membawa jeriken. Pemerintah setempat meminta warga tidak panic buying karena stok bahan bakar aman.

Dilihat detikSumut dari video beredar, Rabu (4/3/2026), warga mendatangi SPBU dan Pertashop dengan membawa jeriken berbagai ukuran. Antrean jeriken mengular.

Selain itu, warga juga membeli BBM dalam jumlah banyak di pedagang eceran. Rata-rata masyarakat memasukkan minyak dalam jeriken bukan dalam kendaraan.

Kadis Kominfo Aceh Tengah Mustafa Kamal mengatakan, berdasarkan informasi dari PT Pertamina stok BBM untuk wilayah Aceh Tengah dalam kondisi aman. Hari ini disebut ada kapal yang bersandar membawa BBM untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran Idul Fitri.

"Untuk wilayah distribusi depot Lhokseumawe termasuk kabupaten Aceh Tengah di dalamnya, stok di depot saat ini pertamax ada 1.3 juta liter, pertalite 4,3 juta liter dan solar 2,3 juta liter," kata Mustafa dalam keterangannya.



(agse/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads