Selain di Gayo, Antrean BBM juga Terjadi di SPBU Banda Aceh

Aceh

Selain di Gayo, Antrean BBM juga Terjadi di SPBU Banda Aceh

Agus Setyadi - detikSumut
Kamis, 05 Mar 2026 16:27 WIB
Antrean BBM di SPBU Banda Aceh. (Agus Setyadi/detikSumut)
Foto: Antrean BBM di SPBU Banda Aceh. (Agus Setyadi/detikSumut)
Banda Aceh -

Antrean BBM tidak hanya terjadi di wilayah Gayo. Di Banda Aceh, antrean terlihat di sejumlah SPBU sejak siang tadi.

Pantauan detikSumut di lima SPBU di Kota Banda Aceh, Kamis (5/3/2026), antrean dipenuhi kendaraan roda dua dan empat. Kendaraan mengantre hingga ke jalan raya sehingga arus lalu lintas sedikit mengalami kemacetan.

Di SPBU Jalan Syiah Kuala, terlihat antrean kendaraan roda empat dua baris di badan jalan. Sementara di SPBU Gampong Mulia, antrean mengular satu baris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Antrean kendaraan roda empat juga terlihat di SPBU Batoh, Kuala Alam dan Lueng Bata. Namun di tiga lokasi tersebut belum terlalu ramai.

"Tadi aku lihat dari jam 11 sudah mulai ada antrean," kata seorang warga di Banda Aceh, Fauzan.

ADVERTISEMENT

Selain di Banda Aceh, antrean juga terjadi di Bener Meriah dan Aceh Tengah. Warga di dua daerah di dataran tinggi Gayo itu membawa jeriken berbagai ukuran untuk membeli minyak.

Kadis Kominfo Aceh Tengah Mustafa Kamal mengatakan, berdasarkan informasi dari PT Pertamina stok BBM untuk wilayah Aceh Tengah dalam kondisi aman. Hari ini disebut ada kapal yang bersandar membawa BBM untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran Idul Fitri.

"Untuk wilayah distribusi depot Lhokseumawe termasuk kabupaten Aceh Tengah di dalamnya, stok di depot saat ini Pertamax ada 1.3 juta liter, Pertalite 4,3 juta liter dan solar 2,3 juta liter," kata Mustafa dalam keterangannya.

Mustafa meminta masyarakat tidak melakukan panic buying. BBM disebut akan dipasok ke wilayah Gayo saban hari.

"Stok BBM insyaAllah dalam kondisi aman. Diharapkan kepada masyarakat tidak perlu panic buying karena distribusi BBM ke aceh tengah akan dilakukan setiap hari," ujar Mustafa.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan ketahanan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Ia menyebutkan, stok BBM saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 20 hari.

"Masih cukup 20 hari," kata Bahlil, Senin (2/3/2026) dilansir detikFinance.



(agse/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads