Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPW Perindo Sumut. JTP mengaku mundur karena alasan kesibukannya sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput).
"Saya sudah menyatakan sama Ketua Umum (Angela Tanoesoedibjo), dikarenakan kondisi saya lumayan sibuk, padat sebagai kepala daerah," kata JTP Hutabarat di Kantor DPW Perindo Sumut, Jumat (27/2/2026).
JTP menjelaskan jika ia tidak lupa dengan partai yang sudah menghantarkannya menjadi Bupati Taput. Namun aktivitasnya sebagai Bupati Taput dikhawatirkan menjadi penghalang untuk membesarkan Perindo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pastilah ingat Perindo yang membesarkan saya, akan tetapi kondisi saat ini kan saya kepala daerah, jadi kepala daerah itu tugasnya setelah saya jalani setelah setahun tugasnya banyak, apalagi keadaannya sekarang ini," ucapnya.
Sehingga dibutuhkan sosok yang dapat mencapai target Perindo di Pemilu 2024. JTP Hutabarat menilai ia kesulitan untuk membagi waktu sebagai kepala daerah dan ketua partai.
"Saya sudah satu tahun lebih juga menjadi Ketua DPW, dengan target partai yang besar untuk persiapan Pemilu 2029 jadi saya rasa saya akan banyak halangan untuk melakukan kegiatan, salah satunya saya mungkin bisa dihitung jari untuk bisa datang ke kantor ini, makanya saya bilang kita harus cari yang full timer untuk bisa membesarkan partai ini," tuturnya.
Untuk diketahui, JTP Hutabarat ditunjuk sebagai Ketua DPW Perindo Sumut menggantikan Rudi Zulham Hasibuan pada 30 Mei 2024. JTP sebelumnya menjabat sebagai Ketua Harian DPW Perindo Sumut.
Surat penunjukan JTP Hutabarat sebagai Ketua DPW Perindo Sumut bernomor: 1238-SK/DPP-PARTAI PERINDO/V/2024 Tentang pengesahan pengurus DPW Partai Perindo Sumut. Surat tersebut tertanggal 30 Mei 2024 yang ditandatangani oleh Ketau Umum DPP Perindo Hary Tanoesoedibjo dan Sekjend DPP Perindo Ahmad Rofiq.
Keterangan foto: Bupati Taput JTP Hutabarat di Kantor DPW Perindo Sumut (Nizar Aldi/detikSumut)
