Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau tercatat sudah 1.000 hektare (Ha) sepanjang 2026. Pelalawan tercatat kabupaten dengan jumlah lahan paling luas terbakar.
Dari catatan BPBD Riau hingga 19 Februari kemarin, total lahan terbakar 1.041,74 hektare. Data itu tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Riau, kecuali Rokan Hulu masih nihil kebakaran.
"Total luasan lahan terbakar 1.041,74 Ha di Riau. Terhitung 1 Januari lalu," tegas Kabid Kedaruratan BPBD Riau, Jim Ghofur kepada detikSumut, Jumat (20/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lahan paling luas terbakar di Pelalawan 612 hektare. Selanjutnya Bengkalis 201 hektare terbakar dan masih dalam pendinginan oleh tim gabungan.
Daerah lain ada Indragiri Hilir 64 hektare, Siak 63 hektare, Dumai 30 hektare serta Kampar 29 hektare. Selain itu ada wilayah Pekanbaru seluas 14 hektare, Kepulauan Meranti 13 hektare, Rokan Hilir 10 hektare.
"Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu sekitar 1 hektare lebih. Sementara untuk di Rokan Hulu sejauh ini masih nihil terjadi karhutla," kata Jim.
Tim gabungan sendiri masih melakukan upaya penanganan dan pencegahan. Salah satunya menurunkan pesawat Cassna Grand Cavaran 2088 dari BNPB.
Dalam operasi itu sudah 6 ton garam atau Nacl disemai ke langit Riau. Sedangkan untuk helikopter waterbombing yang saat ini belum ada bantuan dari BNPB.
"Kalau helikopter waterbombing belum asa. Untuk OMC sudah 6 sortie dan 6.000 kg Nacl yang sudah disemai sejak tiba pada 16 Februari kemarin," kata Jim.
