Nakhoda kapal TB Trans Permata 5 bernama Padang Delli Setiyawan (41) dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh ke laut di Perairan Senayang, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri). Tim SAR lakukan pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Fazzli membenarkan adanya laporan orang jatuh ke laut atau man over board (MOB) tersebut.
"Laporan kami terima pada Selasa (10/2/2026) pukul 08.25 WIB dari pihak PLP Tanjung Uban," kata Fazzli, Selasa (10/2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari laporan yang diterima Basarnas, peristiwa tersebut diduga terjadi pada Senin malam (9/2/2026). Korban terakhir kali terlihat berada di dalam kabin kapal sekitar pukul 19.00 WIB.
Sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 20.00 WIB, kru kapal hendak melakukan pergantian jaga. Saat itu korban dipanggil, namun tidak memberikan respons.
"Setelah dilakukan pencarian di seluruh area kapal, korban tidak ditemukan. Korban diduga kuat terjatuh ke laut di sekitar Perairan Senayang," ujarnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Tanjungpinang langsung mengerahkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Lingga yang berjumlah lima personel ke lokasi kejadian pada pukul 08.45 WIB.
"Dalam operasi pencarian ini, sejumlah unsur SAR dilibatkan, antara lain Basarnas Tanjungpinang, Unit Siaga SAR Lingga, PLP Tanjung Uban, serta agen kapal TB Trans Permata 5," ujarnya.
Fazzli menyebutkan hingga saat ini tim SAR masih dalam perjalanan menuju lokasi untuk melakukan penyisiran di area yang diduga menjadi titik jatuhnya korban. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan secara berkala.
"Saat ini masih dalam proses pencarian. Nantinya jika ada perkembangan akan kami sampaikan," ujarnya.
