Dua unit rumah semi permanen di Gang Mesjid, Desa Klambir Lima, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). NS (36), wanita berkebutuhan khusus tewas terpanggang di dalam rumah tersebut.
Pemilik rumah, Abdul Rasid, mengatakan kebakaran terjadi dini hari tadi sekitar pukul 04.00 WIB. Ia tidak berada di rumah karena sedang bekerja.
"Saya sedang jaga malam. Begitu mendapat kabar, saya langsung pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, api sudah besar membakar rumah saya," ucapnya kepada detikSumut, Minggu (8/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat rumahnya terbakar, kata dia, ada beberapa orang di rumah sedang tidur. Namun, hanya NS yang terjebak.
"Petugas damkar sedang memadamkan api, anak saya satu lagi terjebak di dalam. Satu orang yang meninggal dunia, anak saya yang perempuan. Kakaknya sempat membangunkan NS, tetapi api begitu cepat menyambar sehingga kakaknya melarikan diri dari rumah," katanya.
Setelah api berhasil dipadamkan, anaknya NS ditemukan dalam posisi terduduk dan sudah tidak bernyawa.
Api diduga disebabkan oleh korsleting arus listrik yang menghanguskan dua unit rumah semi permanen.
Sementara itu, DH, salah seorang korban kebakaran, mengatakan peristiwa tersebut diketahui saat ia sedang tidur bersama istri dan anak-anaknya. Ia terbangun karena merasa udara di dalam rumah panas dan melihat api sudah membesar di dinding rumah.
"Sekitar pukul 04.00 (WIB) lewat, saat tidur kok udaranya panas. Saya terbangun dan melihat api sudah membara tinggi di dinding rumah," ucapnya.
Mengetahui hal tersebut, ia langsung membangunkan anak-anaknya dan mengevakuasi mereka ke tempat yang aman.
"Tidak sempat menyelamatkan barang-barang, hangus semua. Yang penting anak dan istri selamat," ujarnya.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, membenarkan adanya satu korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran.
"Iya, satu orang perempuan meninggal dunia. Saat ini kami masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut," katanya.
