Kebakaran menghanguskan 9 bangunan, termasuk dua ruangan sekolah di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), pada siang hari tadi. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian ditaksir lebih dari Rp 1,5 miliar.
Asap tebal terpantau dari kejauhan pada Jumat (6/2/2026), saat si jago merah mulai mengamuk sekira pukul 13.48 WIB. Kepanikan terjadi karena api yang muncul berada di lokasi padat perumahan penduduk.
Ditambah lagi, kencangnya tiupan angin membuat api cepat menjalar ke bangunan lain. Sejumlah warga tampak berupaya menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi mengatakan, pihaknya mengerahkan enam unit mobil pemadam ke lokasi dengan jumlah personil 90 orang.
"Enam unit armada kita turunkan untuk memadamkan api. Kita mendapat laporan sekitar pukul 13.48 WIB dan segera menurunkan tim ke sini," kata Rinaldi kepada wartawan
Petugas berjibaku memadamkan api dari berbagai sisi pemukiman guna mencegah api merembet lebih luas. Petugas baru berhasil memadamkan api sekira pukul 15.30 WIB, atau hampir dua jam.
Adapun bangunan yang terbakar terdiri dari dua unit rumah warga, lima petak rumah kontrakan, serta dua bangunan sekolah SDN 05 Nanggalo. Selain itu, satu unit mobil dan dua unit sepeda motor juga ikut hangus terbakar dalam insiden tersebut.
"Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir cukup besar. Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian," ujar Rinaldi.
Lokasi kebakaran kini masih dalam penanganan dan pengamanan aparat terkait. Sementara warga terdampak mulai membersihkan sisa-sisa puing bangunan.
(mjy/mjy)











































