Anggota DPRD Binjai Minta Walkot Amir Eksekusi Pesan Prabowo soal Baliho

Nizar Aldi - detikSumut
Jumat, 06 Feb 2026 11:10 WIB
Foto: Anggota DPRD Kota Binjai dari Fraksi Gerindra, Ronggur Raja Doli Simorangkir (Nizar Aldi/detikSumut)
Binjai -

Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah daerah menertibkan spanduk-spanduk iklan dengan ukuran besar di sepanjang jalan beberapa waktu lalu. Anggota DPRD Binjai Ronggur Raja Doli Simorangkir meminta Wali Kota Binjai Amir Hamzah mengeksekusi pesan Prabowo itu.

"Kita minta Wali Kota Binjai teruskan pesan Presiden Prabowo Subianto untuk menertibkan spanduk, baliho," kataya, Jumat (6/2/2026).

Ronggur menyebutkan banyak baliho yang keberadaannya merusak estetika kota. Belum lagi soal baliho yang ilegal sehingga terjadi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD).

"Kita melihat banyak baliho yang merusak estetika Kota Binjai. Bahkan ada juga yang ilegal sehingga PAD kita hilang itu," ujarnya.

Sehingga Wakil Ketua Gerindra Sumut ini mendesak Amir Hamzah segera untuk menertibkan baliho itu. Apalagi sudah disampaikan oleh Prabowo.

"Wali kota harus tegas untuk, jangan biarkan estetika Binjai rusak maupun PAD bocor dari sektor itu, apalagi sudah diberikan pesan oleh Presiden Prabowo Subianto," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah daerah menertibkan spanduk-spanduk iklan dengan ukuran besar di sepanjang jalan. Hal ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Gerakan itu dikenalkan Prabowo dalam acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2). Prabowo mengatakan spanduk iklan berukuran besar hampir selalu dilihatnya di daerah-daerah.

"Terus terang saja saya minta kepada pemerintah tolong tertibkan iklan-iklan, spanduk-spanduk, terlalu banyak," kata Prabowo.

"Kalau saya ke Balikpapan dan saya ke Banjarmasin hampir nggak berbeda. Spanduk-spanduk, spanduk-spanduk, kalau saya naik ke Hambalang, spanduk, spanduk, spanduk," lanjutnya.



Simak Video "Video: Prabowo Targetkan Kemiskinan Turun di Rentang 6,0-6,5 Persen"


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork