Jenis makanan yang semakin beragam membuat masyarakat harus lebih selektif dalam memilih kandungan di dalamnya. Berikut kandungan dalam makanan yang bisa cegah kanker menurut dokter ahli gizi.
Ahli gizi, dr. Eka Febriyanti menyebutkan bahwa kandungan dalam makanan yang bisa memicu kanker dikenal dengan karsinogenik.
"Makanan yang memicu kanker atau yang kita kenal dengan makanan yang sifatnya karsinogenik. Pengaruhnya lumayan besar karena makanan yang mengandung karsinogenik jika kita konsumsi dengan jumlah yang berlebihan apalagi terus menerus bisa mencetuskan sel kanker dalam tubuh kita," ujarnya saat diwawancarai detikSumut, Kamis (5/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dr. Eka mengatakan bahwa makanan yang dibakar atau yang tinggi lemak jenuh harus diwaspadai karena tinggi akan kandungan karsinogenik dan radikal bebas.
"Seringnya adalah makanan yang dibakar, selain itu makanan yang tinggi lemak jenuh harus diwaspadai karena meningkatkan radikal bebas dalam tubuh kita, " jelasnya.
Kandungan dalam makanan yang bisa mencegah sel kanker adalah antioksidan yang biasanya terdapat di vitamin C dan vitamin E.
"Kandungan dalam makanan yang bisa mencegah sel kanker adalah antioksidan, karena antioksidan itu bisa menangkal radikal bebas yang menjadi salah satu pemicu terjadinya kanker. antioksidan itu biasanya ada di vitamin C dan E, utamanya ada di buah-buahan, sayuran, dan beberapa protein hewani, " ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa antioksidan memiliki banyak jenis, seperti vitamin C dan vitamin E, likopen yang banyak terkandung di tomat, hingga Beta Karoten.
"Antioksidan itu banyak jenisnya, ada vitamin C dan E, likopen, beta karoten. kalo vitamin C banyaknya dari buah-buahan seperti jeruk dan anggur, jambu biji, buah naga itu juga ada. Kalau vitamin E itu banyak di buah-buahan dan biji-bijian. Likopen itu banyaknya di tomat, akan optimal keluarnya kalau tomatnya dimasak seperti dikukus atau direbus, " tutupnya.
Artikel ini ditulis oleh Rindi Antika peserta program Maganghub Kemnaker di detikcom
