Benarkah Kanker Serviks Tak Ada Hubungan dengan Makanan? Ini Kata Ahli

Benarkah Kanker Serviks Tak Ada Hubungan dengan Makanan? Ini Kata Ahli

Rindi Antika - detikSumut
Kamis, 29 Jan 2026 06:00 WIB
Benarkah Kanker Serviks Tak Ada Hubungan dengan Makanan? Ini Kata Ahli
Foto: Getty Images/iStockphoto/champpixs
Medan -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat lebih dari 36.000 kasus kanker serviks baru setiap tahunnya. Banyak yang menyebut bahwa kanker serviks bisa terjadi akibat konsumsi makanan yang sembarangan, benarkah demikian?

Ahli Gizi Dr Eka Febriyanti memastikan bahwa tidak ada hubungan langsung antara konsumsi makanan tertentu dengan kanker serviks. Menurutnya, penyebab kanker serviks adalah infeksi virus Human Papillomavirus (Hpv).

"Sebenarnya kanker serviks nggak ada hubungannya sama makanan, karena kanker serviks beda sama kanker yang lain," katanya di Medan, Rabu (28/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena faktor resiko terbesarnya adalah infeksi virus Hpv, dengan varian tertentu yang meningkat risiko kanker serviks. Berbeda dengan kanker lainnya yang ada penyebab nya dari makanan atau radiasi, " lanjut dia.

ADVERTISEMENT

Untuk menghindari kanker serviks, Eka menyarankan untuk menghindari seks bebas, baik untuk laki-laki maupun perempuan. Selain itu kanker serviks dapat dicegah dengan melakukan vaksin Hpv.

"Menghindari infeksi Hpv yang seringnya terjadi dengan orang yang bergonta-ganti pasangan, sehingga harus menghindari seks bebas. Bukan di hanya perempuan nya saja, namun laki-laki nya juga. Jika laki-laki membawa virus Hpv ini sehingga jika tertular pada perempuan bisa berkembang menjadi kanker serviks. Mencegahnya juga dengan melakukan vaksin Hpv, terutama di di awal-awal sebelum berhubungan seksual, " jelasnya.

Eka menjelaskan bahwa tidak ada makanan tertentu untuk pencegahan kanker serviks sehingga yang penting adalah makanan dengan gizi yang seimbang.

"Kalau dari segi makanan, intinya gizi seimbang lah, makanan yang cukup dari segi karbohidrat, protein, lemak, kemudian vitamin dan mineral, sehingga ngga ada makanan tertentu mencegah kanker serviks ujarnya.

Untuk suplemen, Eka menyebut untuk menjaga imunitas dan melakukan Pap smear agar bisa lebih awal mengetahui resiko kanker serviks.

"Untuk suplemen untuk imunitas bisa saja diperlukan, untuk imun itu vitamin C, vitamin D, dan Zinc. Namun yang paling penting adalah menghindari seks bebas dan melakukan vaksin HPV. Bisa juga melakukan Pap smear untuk mengetahui lebih awal apakah ada resiko kanker serviks atau tidak, " tutupnya.

Artikel ditulis Rindi Antika peserta program maganghub Kemnaker di detikcom

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Kemenkes Bakal Gencarkan Vaksinasi HPV pada Anak Laki-laki"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads