225 Destinasi Wisata-162 Cagar Budaya di Aceh Rusak Akibat Bencana

Aceh

225 Destinasi Wisata-162 Cagar Budaya di Aceh Rusak Akibat Bencana

Agus Setyadi - detikSumut
Rabu, 14 Jan 2026 15:11 WIB
Foto udara menampilkan tumpukan kayu-kayu memenuhi area Pondok Pesantren Darul Mukhlishin pascabanjir bandang di  Desa Tanjung Karang, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (5/12/2025). Usai sepekan setelah bencana banjir bandang, akses menuju Desa Tanjung Karang masih terhambat akibat banyaknya tumpukan pohon dan lumpur tebal dari Sungai Tamiang sehingga bantuan sulit masuk ke wilayah tersebut. ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/app/foc.
Banjir Aceh (Foto: ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso)
Banda Aceh -

225 destinasi wisata diberbagai daerah di Aceh mengalami kerusakan akibat banjir bandang dan tanah longsor. Bencana juga menyebabkan 162 cagar budaya terdampak.

Juru Bicara Pos Komando Penanganan Bencana Aceh, Murthalamuddin mengatakan, destinasi wisata mayoritas mengalami rusak berat dan terbanyak berada di Kabupaten Gayo Lues. Berdasarkan informasi diperolehnya, 198 objek wisata rusak berat, 18 rusak sedang dan 9 lokasi rusak ringan.

"Destinasi wisata rusak berat di Kabupaten Gayo Lues sebanyak 65 lokasi, disusul Aceh Tamiang 42, Bireuen 20, Bener Meriah 19, dan Pidie Jaya (13)," kata Murthalamuddin dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, tempat wisata rusak berat juga terdapat di Aceh Aceh Singkil 10 lokasi, Aceh Utara 8, Aceh Tengah 8, Aceh Timur 6, Aceh Tenggara 4, serta masing-masing satu lokasi di Langsa, Subulussalam, dan Aceh Barat.

Sementara destinasi rusak ringan tersebar di Kabupaten Aceh Utara 2 lokasi, Kota Langsa 1, Aceh Tengah 3, Subulussalam 1 dan Bireuen 2 tempat. Untuk rusak sedang sebanyak 18 destinasi di antaranya Aceh Utara 3, Lhokseumawe 4, Aceh Tengah 7, Subulussalam 1, Nagan Raya 1, Bener Meriah 1, dan Bireuen 1.

ADVERTISEMENT

"Bencana hidrometeorologi juga berdampak pada 162 cagar budaya di Aceh," jelasnya.

Dari jumlah itu 56 mengalami rusak ringan, 90 rusak sedang, dan 16 rusak berat. Plt Kadisdik Aceh itu optimis Aceh dapat segera bangkit pascabencana.

"Kami optimistis sektor pariwisata dan pelestarian cagar budaya Aceh bisa pulih. Penanganan darurat terus berjalan, dan selanjutnya akan difokuskan pada pemulihan yang berkelanjutan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal," ujar Murthala.



(agse/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads