Cuko menjadi pelengkap yang harus ada ketika menikmati pempek makanan khas Palembang. Kuah atau saus kental berwarna hitam ini akan menghasilkan cita rasa pedas, manis, dan gurih.
Pembuatan cuko pempek Palembang tergolong mudah, tapi bisa gagal jika salah takaran atau menggunakan bahan yang tidak tepat. Banyak versi cuko yang ada di Palembang, tapi hanya tekstur kental pekat yang menjadi primadona.
Lalu, bagaimana cara membuat cuko pempek kental dan tahan lama di suhu ruang? Simak rangkuman penjelasannya di bawah ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rahasia Cuko Pempek Kental
Cuko pempek memiliki berbagai cara berbeda dalam pembuatanya. Bahan dasarnya adalah air yang didihkan, gula merah batok, asam jawa, cabe rawit, dan bawang putih. Tekstur cuko yang baik dihasilkan dari bumbu yang dihaluskan dan gula merah yang pekat.
Ciri cuko yang baik adalah kuahnya kental, beraroma gula merah dan tidak membuat lidah terasa pahit. Selain itu, hasil fermentasi berhari-hari di dalam lemari es dapat membantu pengentalan cuko pempek.
Resep Cuko Pempek Palembang Kental
Dikutip buku Resep Kue dan Kudapan Tradisional & Populer karya Mince Sriwati, pembuatan cuko mesti dimulai dari mempersiapkan bahan-bahan. Pastikan menggunakan bahan yang bagus dan premium agar cuko yang dihasilkan lebih nikmat.
Bahan-bahan Cuko
- 150 gram asam jawa
- 600 gram gula merah sisir
- 6 siung bawang putih
- 40-50 buah cabai rawit
- 15 buah cabai merah keriting
- 1 sdm garam
- 50 gram ebi kering sangrai, lalu blender sampai halus dan sisihkan
- 2 liter air
- 200 ml kecap manis
Cara Membuat Cuko:
- Rebus gula merah dengan 1 liter air sampai gula larut, saring dan sisihkan
- Di wadah lain larutkan asam jawa bersama 500 ml air hingga larut dan tercampur rata, lalu saring
- Setelah itu, ampasnya larutkan lagi dengan sisa air 500 ml, saring ke wadah yang berisi asam jawa yang sebelumnya sudah disaring
- Blender cabai merah, cabai rawit, bawang putih dengan tambahan asam jawa yang sudah disaring secukupnya, blender hingga halus
- Tuangkan cabai yang diblender ke wadah asam jawa yang sudah disaring, lalu campurkan dengan gula merah yang telah disaring
- Tambahkan kecap manis dan garam, lalu masak hingga mendidih
- Setelah mendidih tambahkan ebi sebagian, aduk sampai rata
- Masak lagi hingga matang dan sedikit mengental
- Sajikan pempek yang telah digoreng dengan kuah cuko, taburi sedikit ebi di atasnya dan tambahkan irisan timun
Tips Menyimpan Cuko Pempek
Cuko pempek bisa disimpan berhari-hari dan bertahan cukup lama jika dimasukkan dalam lemari pendingin. Simpan cuko pempek dalam wadah kaca atau plastik steril yang kedap udara setelah benar-benar dingin. Hal ini bertujuan untuk mencegah proses basi.
Ciri khas cuko yang basi yakni ada busa atau warnanya berubah menjadi pudar dan tidak hitam pekat. Selain itu, bau asam akan menyengat dan rasanya tidak enak lagi. Untuk menghindari hal tersebut, taruh cuko di chiller kulkas agar bisa bertahan 1-2 bulan.
Jika ingin lebih lama, bisa menyimpan di freezer. Ketahanannya bisa mencapai 6 bulan. Pastikan tidak mengisi cuko dalam wadah terlalu penuh dan pisahkan dari pempek.
Demikian ulasan tentang cara membuat cuko pempek yang kental dan tahan lama lengkap dengan tips menyimpannya. Semoga membantu, ya.
Simak Video "Video: Anggota DPR Komisi VII Usul Dirikan Seribu Bioskop Desa dari APBN"
[Gambas:Video 20detik]
(mep/mep)











































