Teh Cascara Khas Pagar Alam dan Semende, Dikenal Unik Karena Ini

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Senin, 19 Jan 2026 06:30 WIB
Ilustrasi teh cascara. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Jobrestful)
Palembang -

Jika biasanya mendengar teh terbuat dari daun teh pada umumnya, berbeda lagi dengan Cascara khas Pagaralam dan Semende. Produk olahan pangan ini terbuat dari limbah kulit buah kopi, kenapa bisa gitu, ya?

Sebagai salah satu penghasil kopi terbesar di Indonesia, petani Pagar Alam dan Semende memanfaatkan setiap hasil alam yang ada. Salah satunya dengan mengolah limbah yang biasanya hanya dijadikan pupuk, kini beralih menjadi minuman sehat.

Apa itu Cascara?

Kata 'Cascara' berasal dari bahasa Spanyol yang berarti 'kulit' atau 'cangkang'. Dalam dunia kopi, cascara adalah teh herbal yang terbuat dari kulit buah kopi yang telah dikeringkan.

Saat buah kopi dipanen, kulit luar dan daging buahnya dipisahkan dari bijinya melalui proses yang disebut pulping. Kulit-kulit inilah yang kemudian dijemur di bawah sinar matahari atau dikeringkan dengan mesin khusus hingga teksturnya menyerupai kulit kayu atau daun teh kering.

Saat diseduh, Cascara menghasilkan minuman berwarna kemerahan dengan aroma buah yang sangat kuat. Warna yang muncul mirip dengan air teh yang biasa dibuat di rumah.

Keunikan Cascara Khas Pagar Alam dan Semende

Sumsel memiliki kondisi geografis yang unik, dan dua daerah ini adalah jantung dari produksi kopi yaitu Pagar Alam dan Semende. Kedua daerah ini memiliki iklim yang dingin dan sejuk cocok untuk perkembangan kopi.

Keistimewaan Cascara dari kedua daerah ini didukung oleh berbagai riset dan pengakuan resmi pemerintah. Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual telah memberikan perlindungan Indikasi Geografis bagi Kopi Pagar Alam dan Semendo, yang secara otomatis menjamin bahwa produk turunan seperti kulit kopinya pun membawa standar kualitas yang baik.

Dilansir melalui jurnal yang berjudul "Karakteristik Fisik dan Kimia Teh Kulit Kopi (Cascara) dari Berbagai Varietas Kopi" karya Riska Ayu Maharani dkk, karakteristik tanah di dataran tinggi Sumatera Selatan secara signifikan meningkatkan akumulasi senyawa fenolik pada kulit buah kopi, yang menjadi alasan kuat mengapa Cascara dari Pagar Alam dan Semende memiliki rasa asam dan manis yang lebih intens dibandingkan daerah lain.



Simak Video "Video: Teh Bantu Tidur Solusi Buat Mengatasi Insomnia "


(mep/mep)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

detikNetwork