Jambi

Warung di Jambi Curi Minyak dari Pipa Pertamina, Penghuni Diburu

Dimas Sanjaya - detikSumbagsel
Selasa, 04 Agu 2026 10:30 WIB
Foto: Petugas melakukan cek TKP warung curi minyak dari pipa Pertamina di Jambi (Dok. Polsek Kota Baru)
Jambi -

Warung di Kota Jambi, diduga mencuri minyak mentah dari aliran pipa Pertamina. Penyewa warung memotong aliran pipa (illegal tapping) di bawah warung dan menampung minyak.

Peristiwa itu terjadi warung papan di Jalan Surya Dharma, RT 32, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi. Kejadian terungkap setelah pihaknya menerima laporan dari petugas keamanan Pertamina mengenai adanya minyak hitam yang mengalir ke parit di sekitar lokasi sekira pukul 10.00 WIB, Senin (3/8/2026).

"Anggota piket kami ditelepon oleh security Pertamina karena ada laporan masyarakat melihat minyak hitam mengalir di aliran got. Sekitar pukul 10.00 WIB kami bersama petugas keamanan Pertamina menelusuri sumbernya," kata Kapolsek Kota Baru Kompol Helrawaty Siregar, Senin.

Penelusuran kemudian mengarah ke sebuah kios di pinggir Jalan Surya Dharma. Saat pintu warung dibongkar paksa, polisi menemukan lubang yang diduga digunakan untuk mengebor pipa minyak Pertamina beserta berbagai peralatan.

Barang bukti yang ditemukan seperti satu unit bor listrik, mata bor berukuran 3/4 inci, linggis, martil, gergaji, serta alat besi yang diduga dipakai untuk melubangi pipa.

"Dalam kios itulah pembobolan dilakukan sehingga aktivitas mereka tidak terlihat warga. Namun saat minyak menyembur, mereka tidak bisa lagi menutupinya dan langsung melarikan diri," ujarnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga penyewaan warung memang telah direncanakan untuk menutupi aktivitas pembobolan pipa. Polisi masih memburu penghuni warung tersebut.

"Ada warga yang melihat pelaku kabur. Saat ini identitas terduga pelaku sudah kami kantongi, namun masih dalam tahap penyelidikan," katanya.

Setelah lokasi ditemukan, Pertamina menghentikan sementara aliran minyak dan mendatangkan teknisi untuk menutup kebocoran. Bangunan kios kemudian dibongkar menggunakan alat berat agar proses perbaikan pipa dapat dilakukan.

Polsek Kotabaru juga berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran untuk melakukan penyemprotan cairan khusus guna mengurangi risiko kebakaran akibat minyak yang tumpah.

"Baunya sangat menyengat dan lokasi berada di pinggir jalan yang dikelilingi banyak kios. Karena itu penanganan dilakukan secepat mungkin agar tidak membahayakan masyarakat," ujar Helrawati.



Simak Video "Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU Medan Berangsur Normal, BBM Cukup"

(dai/dai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB