Mahasiswa di Palembang Dituduh Begal-Dikeroyok Sekelompok Pria Bersajam

Sumatera Selatan

Mahasiswa di Palembang Dituduh Begal-Dikeroyok Sekelompok Pria Bersajam

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Senin, 06 Jul 2026 19:31 WIB
Korban Z saat menjalani perawatan di RS Bari usai dikeroyok
Foto: Korban Z saat menjalani perawatan di RS Bari usai dikeroyok (Dok. Istimewa)
Palembang -

Mahasiswa berinisial Z (21) menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan sekelompok pria bersenjata tajam. Korban mengalami sejumlah luka serius dan hingga kini masih menjalani perawatan di RS Bari Palembang.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan KH Azhar, Lorong Sungai Aur, Jembatan Dam, Kelurahan 9/10 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 04.10 WIB.

Tak terima menjadi korban pengeroyokan, warga Pasar Lama, Kabupaten OKU Selatan itu mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya, Senin (6/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada petugas, korban mengaku saat itu dirinya sedang duduk bersama seorang rekannya di lokasi kejadian. Tiba-tiba datang sekelompok orang tak dikenal yang berteriak 'begal' hingga membuat korban dan temannya panik lalu berusaha menyelamatkan diri.

Korban mengatakan, kelompok tersebut kemudian mengejar mereka sambil membawa senjata tajam berupa parang dan celurit.

ADVERTISEMENT

"Teman saya berhasil melarikan diri, sedangkan saya tertinggal lalu dikeroyok oleh sekitar 20 orang," ujar korban.

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka robek di kepala bagian kanan, gigi depan atas patah, bibir pecah, luka tusuk di tangan kiri bagian belakang, serta lecet pada ibu jari kiri.

Setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke RS Bari Palembang untuk mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Palembang.

"Saya berharap para pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku," harapnya.

Sementara itu, Panit SPKT Polrestabes Palembang Ipda Adityan Ammar Syahputra membenarkan telah menerima laporan korban.

"Laporan sudah kami terima dan selanjutnya akan diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," katanya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads