Paska peristiwa pembunuhan hewan Tapir di Kabupaten Mesuji Lampung, beredar sayembara tangkap Tapir hidup-hidup untuk menerima imbalan. Tak tanggung-tanggung, masyarakat yang berhasil menangkap Tapir hidup-hidup mendapatkan Rp 50 juta untuk satu ekornya.
Sayembara tersebut juga diposting oleh Bupati Mesuji, Elfianah. Dalam postingan di akun Facebook pribadinya, Elfi mengatakan ada hadiah Rp 50 juta dari Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal jika berhasil menangkap Tapir dalam keadaan sehat.
"Mohon untuk disebar luaskan!! Siapa tahu anda yang beruntung akan diberi hadiah oleh Pak Gubernur Rp 50 juta," tulis Elfianah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Elfianah menjelaskan tujuan posting sayembara tersebut untuk menghindari perburuan terhadap Tapir seperti yang terjadi beberapa hari lalu.
"Jadi Pak Gubernur hubungi saya, kalau ada lagi beliau mau kasih hadiah sama warga yang bisa nangkap hidup-hidup gitu loh. Mau dibawa ke Way Kambas, ke hutan lindung. Karena kalau di Mesuji kan bukan hutan lindung, hutan produksi. Iya bukan habitatnya gitu loh. Jadi mau dibawa ke sana, dikasih hadiah Rp 50 Juta," katanya, Senin (6/7/2026).
"Ini Pak Gubernur sudah bagus loh, tujuan biar nggak ada lagi peristiwa seperti yang kemarin. Jadi nggak ada lagi perburuan seperti yang kemarin," lanjut Elfianah.
Elfi menjelaskan nantinya masyarakat yang mengetahui keberadaan hewan tersebut bisa memberikan petunjuk dimana letaknya jika memang takut untuk menangkapnya.
"Masyarakat yang biasa ke ladang mungkin melihat Tapir, Kalau tidak bisa nangkap, nunjukkin aja bahwa barangnya ada di situ. Nanti ada tim yang kesana untuk menangkapnya, Kalaupun dapat mereka (masyarjaat) kan dapat uangnya," jelasnya.
Selain itu, kata Elfianah, saat ini pihaknya terus gencar mensosialisasikan terkait pelestarian hewan jenis Tapir yang dilindungi pemerintah.
"Sosialisasi sampai saat ini masih terus dilakukan sampai tingkat desa, kami memberikan edukasi ke masyarakat bahwa hewan Tapir ini dilindungi dan tidak boleh diburu," tandasnya.
(dai/dai)
