Pria di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bernama Reki (36) ditangkap polisi setelah membacok korban Agus Irawan (36) hingga mengalami luka parah. Aksi pembacokan tersebut diduga karena permasalahan pemasangan WiFi desa.
Kasi Humas Polres OKU AKP Ferri Zulfian mengatakan saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Pengandonan guna penyelidikan lebih lanjut, termasuk dengan barang bukti senjata tajam jenis pisau yang digunakan untuk membacok korban.
"Petugas melakukan upaya persuasif dan upaya tersebut membuahkan hasil, pelaku menyerahkan diri didampingi keluarga ke Polsek Pengandonan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ferri menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan tersangka dan pelaku ini sebelumnya terdapat kesalahanpahaman mengenai pemasangan WiFi di desa. Kemudian keduanya hendak dimediasi di rumah sekretaris desa, akan tetapi tidak membuahkan hasil dan terjadilah aksi pembacokan tersebut.
"Pelaku merasa tidak senang atas tindakan dari korban yang melarang adanya pemasangan WiFi di desa," katanya dalam keterangan resmi yang diterima, Minggu (7/6/2026).
Akibat perbuatannya, pelaku terancam dikenakan Pasal Pasal 466 ayat 2 KUHPidana tentang Tindak Pidana Penganiayaan yang mengakibatkan korban luka berat.
Sebelumnya, seorang pria bernama Agus Irawan (36) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) harus mendapatkan perawatan usai mengalami luka bacok di dada dan bahu. Polisi kemudian berhasil mengamankan pelaku bernama Reki (36).
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Belambangan, Kecamatan Pengandonan, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 18.20 WIB lalu.
Sebelum terjadi aksi pembacokan tersebut, berdasarkan keterangan saksi bahwa antara korban dan pelaku sebelumnya sudah terjadi kesalahanpahaman dan hendak dimediasi di rumah sekretaris desa.
Namun setelah dimediasi, tidak ditemukan solusi sehingga suasana tidak terkendali yang mengakibatkan perkelahian antara pelaku dan korban. Pelaku kemudian membacok korban menggunakan senjata tajam jenis parang.
Korban kemudian berlari menyelamatkan diri dan memberi tahu istrinya bahwa dia dibacok oleh pelaku. Korban kemudian dilarikan Puskesmas Pengandonan dan dirujuk ke rumah sakit, sementara pelaku melarikan diri.
"Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek atau terbuka di bagian bahu dan dada sebelah kiri. Korban dirawat di RS ST Antonio Baturaja dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Pengandonan," tuturnya.
(dai/dai)











































