Pelajar SMP di Bandar Lampung Dibacok Geng Motor Sepulang Tarawih

Lampung

Pelajar SMP di Bandar Lampung Dibacok Geng Motor Sepulang Tarawih

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Sabtu, 28 Feb 2026 20:31 WIB
Aerial View of a traffic in Hanoi, Vietnam
Foto: Ilustrasi geng motor (iStock)
Bandar Lampung -

Seorang pelajar SMP di Kota Bandar Lampung menjadi korban pembacokan saat pulang salat tarawih. Korban mengalami luka bacok di kepala hingga harus mendapat 10 jahitan.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Singa Melintang, Kelurahan Kota Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Jumat (27/2) malam. Korban berinisial FA (15), warga Perumnas Way Kandis.

Kakak korban, Malik, mengatakan kejadian bermula saat adiknya bersama seorang temannya berjalan kaki usai melaksanakan salat tarawih di rumah rekannya di kawasan Kota Sepang Jaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menurut cerita adik saya, mereka habis salat tarawih di rumah temannya. Setelah itu jalan kaki mutar-mutar di sekitar rumah temannya," kata Malik, Sabtu (28/2/2026).

Saat di jalan, keduanya berpapasan dengan rombongan pengendara motor yang diduga geng motor. Malik menyebut rombongan tersebut berjumlah puluhan orang dan mengacungkan senjata tajam.

ADVERTISEMENT

"Karena takut, mereka lari. Tapi adik saya terpeleset dan jatuh. Di situ dia langsung dianiaya dan dibacok," ujarnya.

Akibat kejadian itu, FA mengalami luka bacok di bagian kepala hingga harus mendapat 10 jahitan. Selain itu, terdapat luka sayatan di punggung dan luka di bagian kaki.

Menurut keterangan saksi, para pelaku sempat bersorak usai melakukan pembacokan. Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian keluar rumah dan memberikan pertolongan kepada korban.

"Warga langsung keluar dan menolong. Adik saya dibawa pulang pakai motor, lalu dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan dan visum," jelasnya.

Keluarga selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/334/II/2026/SPKT/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung.

Pihak keluarga berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads