Polisi masih memburu marbot di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, berinisial AS (70) yang mencabuli bocah di WC masjid. Diduga pelaku kabur ke rumah keluarganya di Prabumulih dan PALI.
"Informasi sementara keberadaan tersangka AS ada di Prabumulih di rumah keluarga ada juga informasi kita dapat bawah tersangka berada di Kabupaten PALI," kata Kasatres PPA-PPO Polres Ogan Ilir Iptu Try Nensy Nirmalasari, Kamis (5/2/2026).
"Dua lokasi akan kami cari dan membawa tersangka ke Polres Ogan Ilir untuk diperiksa sebagai tersangka," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Try Nensy mengatakan sudah melakukan panggilan dua kali terhadap tersangka AS namun tersangka tidak memenuhi panggilan penyidik.
"Sudah dua kali kita panggil sebagai tersangka namun AS tidak memenuhi panggilan penyidik," ungkapnya.
Try mengungkapkan hasil gelar perkara terakhir yang dilakukannya bersama penyidik jumlah korban yang diduga dilecehkan tersangka ada tujuh anak-anak.
"Sekitar tujuh orang anak perempuan yang diduga dicabuli tersangka AS yang di wc masjid Kecamatan Tanjung Batu, Ogan Ilir, Sumatera Selatan," jelasnya.
Diketahui penetapan tersangka sudah dilakukan sejak akhir Desember 2025 lalu oleh Reskrim Polres Ogan Ilir. Namun pelaku sampai sekarang belum ditahan.
Sebelumnya kasus ini terungkap setelah dua orangtua korban melaporkan kejadian itu ke Polres Ogan Ilir pada Oktober 2025 lalu.
Dari kejadian itu sudah ada tujuh orang diduga korban pencabulan. Setelah serangkaian penyelidikan dan penyidikan polisi akhirnya menetapkan AS sebagai tersangka.
(csb/csb)











































