Sumatera Selatan

Udara Palembang Membaik Pagi-Sore, Levelnya Tidak Sehat

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Minggu, 25 Okt 2026 19:30 WIB
Kondisi udara di Palembang pada siang ini. (Foto: Dwi Apriani)
Palembang -

Kualitas udara di Palembang sepanjang Minggu (25/10/2026) pagi hingga sore, masih berada pada kategori tidak sehat. Kategori itu mengalami perbaikan, setelah sebulan terakhir berada pada level sangat tidak sehat dan berbahaya.

Berdasarkan data Stasium PM2.5 Musi 2 Palembang, perbaikan kualitas udara terjadi sejak pukul 07.00 WIB yang berada pada angka 118,7 µg/m³. Angka tertinggi tercatat pada pukul 08.00 WIB yang tercatat sebesar 131 µg/m³.

Sementara pada pukul 15.00 WIB, angkanya tercatat kian membaik atau sebesar 64,3 µg/m³. Meski begitu, kategorinya masih berada pada level tidak sehat.

"Ada perbaikan kualitas udara di Palembang, PM2.5 sejak pagi-sore berada pada kategori tidak sehat," ujar Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel Wandayantolis, Minggu (25/10/2026).

Berkurangnya kepekatan asap diduga dipengaruhi beberapa faktor. Berdasarkan citra BMKG, jumlah titik panas atau hotspot di wilayah OKI, khususnya di kawasan Tulung Selapan terlihat menurun.

"Berkurangnya hotspot dapat mengindikasikan penurunan aktivitas kebakaran aktif sehingga potensi tambahan emisi asap dari kawasan tersebut ikut berkurang," jelasnya.

Selain itu, arah angin yang sebelumnya bertiup dari tenggara bergeser menjadi dari selatan dan bergerak ke utara. Perubahan ini memengaruhi pergerakan asap sehingga sebagian asap tidak terbawa masuk ke wilayah Palembang.

Hasil pengamatan udara atas juga menunjukkan adanya lapisan inversi yang relatif tipis di dekat permukaan dan lapisan inversi lain pada ketinggian lebih besar. Kondisi tersebut berpotensi mendukung dispersi asap secara vertikal sehingga konsentrasi asap di dekat permukaan berkurang.

"Penurunan kepekatan asap ini diduga merupakan kombinasi perubahan arah angin, kondisi atmosfer yang mendukung dispersi vertikal, penurunan jumlah hotspot, serta upaya penanganan yang dilakukan," jelasnya.

"Meski demikian, konsentrasi PM2.5 yang masih berada pada kategori tidak sehat tetap harus diwaspadai. Masyarakat diimbau tetap menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan," ujarnya.



Simak Video "Kemendagri Beri Apresiasi Pemerintah Daerah Wilayah Sumatera"

(csb/csb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork