Bengkulu

12 Warga Jarah Gudang Terbakar di Bengkulu Minta Maaf

Hery Supandi - detikSumbagsel
Minggu, 25 Okt 2026 07:30 WIB
Foto: Tangkap layar video saat warga menjarah makanan ringan dari gudang yang terbakar di Bengkulu (Dok. Istimewa/Tangkap Layar)
Bengkulu -

Video belasan orang diduga menjarah makanan ringan dari gudang yang terbakar di Jalan Bumi Ayu Raya, Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, viral di media sosial. Polisi kemudian mengamankan 12 orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Belasan orang itu diamankan Unit Opsnal Reskrim Polsek Selebar usai mengambil makanan ringan atau snack dari lokasi gudang yang terbakar.

Setelah diamankan dan dimintai keterangan oleh polisi, belasan orang tersebut akhirnya menyampaikan permintaan maaf. Dalam video yang beredar, mereka tampak berdiri di hadapan petugas kepolisian dan mengakui perbuatannya.

Mereka menyampaikan permintaan maaf kepada pemilik barang serta pihak kepolisian atas tindakan mengambil barang dari lokasi kebakaran.

"Saya bersama 11 pelaku lainnya memohon dan meminta maaf pada korban karena kami telah mengambil makanan di tempat bapak yang sedang tertimpa musibah, kami berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan tersebut," kata salah seorang pelaku dalam videonya.

Peristiwa tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah rekaman aksi sejumlah warga mengambil barang dari lokasi kebakaran tersebar di media sosial. Video itu kemudian mendapat beragam respons dari masyarakat.

Polisi bergerak setelah mengetahui adanya dugaan pengambilan barang dari lokasi kejadian. Sebanyak 12 orang kemudian diamankan untuk dimintai keterangan dan dilakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil barang milik korban maupun barang yang berada di lokasi kejadian tanpa izin.

Sebab, meski lokasi kebakaran telah ditinggalkan atau dalam kondisi berantakan, barang-barang yang berada di lokasi tetap memiliki pemilik dan tidak boleh diambil sembarangan.



Simak Video "Mendata Hingga Ujung Negeri: Potret Sensus Ekonomi di Wilayah 3T"

(dai/dai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork